Anggota Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar melakukan olah TKP lakalantas di Simpang Buagan. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kemacetan parah terjadi di Simpang Buagan (Jalan Imam Bonjol -Jalan Teuku Umar Barat), Denpasar, Rabu (24/6). Penyebabnya terjadi lakalantas melibatkan truk boks fuso dengan pengendara motor (pemotor) berinisial IGW (51) asal Karangasem.

Pengendara motor sempat terseret di bawah kolong truk dan dinyatakan meninggal di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.

Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Denpasar Ipda Nila Cahyaning Wisnu, Kamis (25/6) menyampaikan lakalantas tersebut terjadi pukul 14.41 WITA. Waktu itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 5471 ADF. Sedangkan truk boks fuso nopol DK 8246 BT dikemudikan FEN (20) asal NTT.

Baca juga:  Cilota, Boneka Daun Lontar untuk Souvenir

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP ) dan keterangan saksi-saksi, Ipda Nila menjelaskan awalnya korban dan truk tersebut sama – sama bergerak dari selatan. “Posisi pengendara sepeda motor Vario DK 5471 ADF (IGW) di sebelah kiri truk,” ujarnya.

Saat traffic light menyala hijau, truk tersebut bergerak dan belok kiri. Waktu itu, FEN sudah menyalakan lampu sent kiri. Pada saat bersamaan korban hendak mendahului truk panjang tersebut dari samping kiri.

Baca juga:  Larangan Mantan Napi Korupsi Jadi Caleg, Tingkatkan Kualitas Legislator

Alhasil terjadi tabrakan hingga korban masuk ke kolong truk dan terseret beberapa meter. Akibat kejadian itu korban mengalami tangan kiri lecet, tangan kanan robek, dada, perut lecet dan meninggal di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.

Setelah menerima laporan kejadian itu anggota Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar langsung ke TKP. Petugas melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN