Atlet Woodball Buleleng saat mengikuti selekda di Denpasar. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebanyak tujuh atlet woodball Buleleng lolos Seleksi Daerah (Selekda) Kejurnas Woodball 2026. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di antara kabupaten/kota se-Bali.

Ketujuh atlet tersebut terdiri atas empat atlet putra dan tiga atlet putri. Mereka berhasil menembus persaingan ketat dalam seleksi yang digelar Pengprov Indonesia Woodball Association (IWbA) Bali di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada 10-11 Juni 2026.

Atlet putra yang lolos yakni Dewa Putu Yoga Wahyudinata, I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet, Danang Riski Daryanto Putra, dan Gusti Kadek Mulyadi. Sementara dari sektor putri, atlet yang berhasil mengamankan tiket adalah Komang Oky Septiani, Komang Evi Sara Sulinggih, dan Syafa Firtia Putri.

Ketua Pengkab IWbA Buleleng, Sang Made Fernanda Iragraha, saat dikonfirmasi Jumat (12/6), mengatakan Buleleng mengirimkan 10 atlet pada seleksi tersebut. Dari jumlah itu, tujuh atlet berhasil masuk tim Bali untuk tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball 2026 yang akan berlangsung di Lapangan Banteng, Gambir, Jakarta, pada 6-10 Juli 2026.

Baca juga:  Ikut 29 Cabor, Segini Jumlah Kontingen Bali Berangkat ke PON Papua

Fernanda mengaku bangga atas pencapaian para atlet dan pelatih yang telah berjuang maksimal selama proses seleksi. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik.

“Seleksi kali ini sangat menarik dan ketat. Seluruh kabupaten dan kota di Bali mempersiapkan atlet terbaiknya. Namun, atlet-atlet Buleleng mampu menunjukkan kualitasnya sehingga tujuh orang berhasil lolos dan menjadi wakil terbanyak untuk Bali,” ujarnya.

Selekda Kejurnas Woodball 2026 diikuti 39 atlet putra dan 33 atlet putri dari seluruh Bali. Setiap peserta diwajibkan mengikuti dua putaran pertandingan, masing-masing menempuh 24 fairway. Para atlet yang tampil juga merupakan atlet-atlet terbaik yang pernah berlaga di berbagai ajang bergengsi, mulai dari Porprov Bali hingga mantan atlet PON dan SEA Games.

Baca juga:  Kejurnas Panahan Senior 2025 Resmi Ditutup, Bali Akhiri Ajang dengan Catatan Manis

“Dari 10 besar atlet putra yang lolos, empat berasal dari Buleleng. Begitu juga tiga atlet putri Buleleng berhasil masuk tim Bali. Jika digabungkan, jumlah ini menjadi yang terbanyak dibandingkan daerah lainnya,” jelasnya.

Keberhasilan tersebut, lanjut Fernanda, tidak diraih secara instan. Ketujuh atlet telah dipersiapkan sejak sebulan terakhir melalui program latihan intensif.  Pembinaan terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknik maupun mental bertanding atlet.

Selain berlatih, para atlet juga membangun kekompakan selama seleksi berlangsung. Mereka saling memberikan dukungan dan masukan di sela-sela pertandingan.

Fernanda menyebut, dalam pelaksanaan seleksi, para atlet sempat menghadapi tantangan pada salah satu fairway yang dinilai cukup ekstrem. Area gate yang tidak rata serta turunan yang curam membuat banyak peserta kesulitan dan mencatatkan nilai besar pada lintasan tersebut.
Meski demikian, atlet-atlet Buleleng mampu melewati tantangan itu dengan baik hingga berhasil mengamankan tiket menuju Kejurnas.

Baca juga:  Hasil Mediasi, Gerindra Buleleng Diikutkan dalam Pileg 2019

“Setelah ini mereka akan menjalani latihan bersama tim Bali sebagai persiapan menghadapi kejuaraan nasional di Jakarta,” imbuhnya.

Selain fokus pada Kejurnas, Pengkab IWbA Buleleng juga terus menyiapkan atlet untuk menghadapi sejumlah agenda penting lainnya, seperti Indonesia Open pada Agustus mendatang, Porprov Bali 2027, hingga persiapan menuju kualifikasi PON dan SEA Games.

“Kami akan terus memberikan dukungan penuh agar atlet-atlet kebanggaan Buleleng  dapat meraih prestasi terbaik di tingkat nasional maupun internasional,” tandas Fernanda. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN