Pondasi Panggung Tamu Kehormatan serangkaian pelepasan Peed Aya (Pawai) PKB XLVIII Tahun 2026, di Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandi Renon sudah berdiri, Rabu (10/6). (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jelang pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang tinggal 3 hari lagi, Rabu (10/6), panggung kehormatan sudah disiapkan di kawasan Bajra Sandhi.

Perhelatan seni tahunan terbesar di Bali yang dibuka Sabtu (13/6) tersebut akan diawali dengan Peed Aya atau pawai budaya di kawasan yang merupakan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB), Niti Mandala Renon, Denpasar, itu.

Menjelang pembukaan, berbagai persiapan di lokasi terus dikebut. Panggung tamu kehormatan yang berada di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali sudah mulai berdiri dan dibalut kain bernuansa merah putih. Namun, sejumlah ornamen dan hiasan pendukung masih dalam tahap pemasangan.

Selain panggung kehormatan, tribun penonton di sisi timur dan barat kawasan Renon juga telah dipasang untuk mengakomodasi masyarakat yang akan menyaksikan kemeriahan pawai.

Baca juga:  Istri Bupati Bangli Berpulang

UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali juga mulai melakukan penataan kawasan Bajra Sandhi. Berbagai tanaman dihias menggunakan kain wastra sebagai sentuhan budaya Bali, termasuk sejumlah patung yang berada di area monumen. Penataan kawasan juga disertai kegiatan pembersihan dan perompesan pohon agar jalur pawai tetap aman dan nyaman.

Kepala UPTD MPRB, I Gede Nova Widiarta, mengatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Peed Aya dengan memastikan kesiapan kawasan, mulai dari kebersihan hingga pemasangan dekorasi bernuansa Bali.

“Persiapan kami di antaranya menjaga kebersihan kawasan, memasang wastra agar mencirikan kebudayaan Bali, serta melakukan penataan dan perompesan pohon. Kami juga berkoordinasi untuk memastikan jalur pawai aman, terlebih akan dilalui sejumlah ogoh-ogoh berukuran besar,” ujarnya saat ditemui dilokasi.

Baca juga:  18 Sekolah Dasar di Tabanan Diregrouping

Ia menambahkan, sejumlah dekorasi seperti umbul-umbul juga akan dipasang untuk mempercantik kawasan MPRB menjelang hari pelaksanaan. Dengan menjadi lokasi utama pembukaan PKB, pihaknya berharap kunjungan masyarakat ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali semakin meningkat, terlebih memasuki masa libur sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, menjelaskan rute Peed Aya akan dimulai dari pertigaan Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan Kusuma Atmaja, melintas di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, kemudian bergerak ke arah utara dan berakhir di depan panggung utama.

Baca juga:  Baik untuk Membuat Peralatan Menangkap Ikan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 8 Februari 2026

Menurutnya, konsep penataan penonton pada PKB tahun ini dibuat lebih merata agar kerumunan tidak hanya terpusat di sekitar panggung kehormatan. Panitia juga menyiapkan titik penonton di sisi barat kawasan Renon yang akan dilengkapi dengan sajian kesenian.

“Peed Aya atau pawai ini memang dirancang agar massa penonton tidak terkonsentrasi di satu titik. Kami juga menyiapkan sajian kesenian di sisi barat agar suasana lebih merata,” jelasnya.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, kawasan Renon kini mulai bersolek menyambut ribuan masyarakat yang diperkirakan akan memadati pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN