
DENPASAR, BALIPOST.com – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Mohammad Jumhur Hidayat berkesempatan mengunjungi Tukad Bindu, pada Selasa (9/6). Dalam kunjungan tersebut, ia mengapresiasi pengelolaan Tukad Bindu yang menekankan pada kearifan lokal.
“Saya mau belajar banyak tentang Tukad Bindu yang ada culture- nya di sana. Itu bisa diadopsi, dibawa ke daerah atau kota lain,” ujarnya saat bertemu komunitas lingkungan dan masyarakat sekitar.
Dia mengaku kagum dengan pengelolaan sungai Tukad Bindu. Penataan sungai yang bisa menjadi destinasi wisata ini tidak hanya memberikan nilai positif untuk lingkungan namun juga menjadi tempat rekreasi. Yang lebih mengesankan menurutnya, pengelolaan Tukad Bindu ini yang bisa mengedukasi masyarakat di daerah aliran sungai (DAS) untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai. Ada kearifan lokal yang diterapkan disini.
“Saya berterima kasih sekali bisa membangun kearifan lokal sebagus ini, bisa mengelola sungai begitu bersih. Bisa mengelola dari hulu hingga laut,” terangnya.
Langkah seperti ini menjadi contoh baik yang kedepan ingin diberdayakan dan terus dikembangkan untuk ditiru di wilayah lainnya. Demikian dia mengaku juga akan memberikan hibah untuk penataan Tukad Bindu kedepan.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri LH Muhammad Jumhur juga memberikan kesempatan bagi masyarakat hingga komunitas lingkungan untuk memberikan masukan. Beberapa masukan dan curhatan muncul dari komunitas lingkungan, mahasiswa, akademisi hingga masyarakat. (Widiastuti/bisnisbali)










