
GIANYAR, BALIPOST.com – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gianyar bergerak cepat memastikan ketersediaan dan kesehatan hewan ternak menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Melalui Bidang Kesehatan Hewan (Keswan), pemantauan langsung dilakukan ke sejumlah peternak di wilayah Gianyar guna menjamin stok babi potong aman serta layak konsumsi bagi masyarakat.
Kegiatan pemantauan lapangan tersebut dilaksanakan Minggu (7/6), menyasar para peternak skala besar maupun lokal. Plt. Kabid Keswan dan Kesmavet Distan Gianyar, drh. I Made Dwi Temaja, Senin (8/6), mengungkapkan bahwa dari hasil turun ke lapangan di tiga titik utama, kondisi komoditas babi dipastikan dalam keadaan aman.
“Yang kami sasar ada tiga peternak besar dan beberapa peternak lokal. Semua yang kami kunjungi, babi dalam keadaan sehat dan siap didistribusikan,” ujar Dwi Temaja.
Ia menjelaskan, tiga pemasok besar babi potong di Kabupaten Gianyar saat ini berpusat di wilayah Payangan, Blahbatuh, dan Temesi. Dalam pemantauan tersebut, pihak Keswan juga memberikan imbauan tegas kepada para peternak agar berkomitmen menjaga kualitas dengan tidak menjual babi yang sakit atau bergejala sakit.
”Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap lonjakan harga di pasaran, dan yang paling utama adalah berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Gianyar, per akhir Mei 2026, total populasi babi di Kabupaten Gianyar tercatat sebanyak 119.750 ekor. Jumlah ini dilaporkan mulai mengalami penurunan karena pergerakan distribusi ke luar daerah demi memenuhi kebutuhan ritual keagamaan di Bali. ”Sebagian stok babi dari Gianyar sudah mulai dikirim untuk memenuhi permintaan di Kabupaten Bangli dan Kabupaten Klungkung,” jelasnya.
Dwi Temaja menambahkan, untuk peta harga di tingkat peternak dan pasar saat ini terpantau masih relatif stabil, meskipun berpotensi berfluktuasi mengikuti hukum pasar menjelang puncak hari raya babi hidup (tingkat peternak). Pemerintah daerah berharap, dengan sinergi pemantauan yang ketat ini, masyarakat Gianyar dapat merayakan Galungan dan Kuningan dengan tenang, aman, dan sehat. (Wirnaya/balipost)










