Polisi melakukan pengawasan dan sosialisasi terhadap pengemudi daring. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sering viral di media sosial (medsos) terkait perselisihan antara sopir taksi dengan penumpang, khususnya WNA. Hal tersebut berdampak negatif terhadap keamanan dan citra pariwisata Bali. Oleh karena itu, Polres Badung melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada komunitas maupun pelaku jasa transportasi.

“Peristiwa tersebut  berdampak pada rasa aman wisatawan dan citra pariwisata Bali. Kami mengimbau seluruh pengemudi jasa angkutan agar mengedepankan sikap profesional, komunikasi yang baik, serta menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang santun dan sesuai aturan yang berlaku,” kata PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Rabu (3/6).

Baca juga:  Nyuri Motor di Sebual, Dua Pria Asal Lampung Dibekuk

Sebagai langkah antisipasi, Polres Badung terus meningkatkan kegiatan preventif melalui patroli rutin di kawasan pariwisata, bandara, terminal, objek wisata, serta titik-titik yang berpotensi terjadi gesekan antar pengemudi. Selain itu, Bhabinkamtibmas dan fungsi terkait juga aktif melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada komunitas maupun pelaku jasa transportasi agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kami juga menjalin koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan perusahaan jasa angkutan, baik transportasi konvensional maupun berbasis aplikasi, untuk membangun kesamaan persepsi dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan wisatawan,” tegasnya

Baca juga:  Dikhawatirkan, Stok BBM Kosong Jelang Tahun Baru

Setiap perusahaan jasa angkutan didorong untuk meningkatkan pembinaan internal terhadap para pengemudinya, termasuk penanganan pengaduan secara cepat agar tidak berkembang menjadi konflik di lapangan. Apabila terjadi perselisihan, pihaknya mengedepankan langkah mediasi dan penyelesaian secara humanis. Namun apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, tentu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Harapan kami, seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan wisatawan sehingga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia tetap terjaga dengan baik,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  LPJU Padam Saat PPKM Darurat, Kapolres Sebut Berbahaya
BAGIKAN