
SINGASANA, BALIPOST.com – Hari kedua pascarelokasi, aktivitas pedagang Pasar Pesiapan di eks Kantor Dinas Ketahanan Pangan Tabanan, di Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken sudah mulai menggeliat. Meski belum sepenuhnya normal, para pedagang mengaku para pelanggan setia sudah mulai datang.
Seperti disampaikan pedagang janur asal Penebel, I Wayan Wetra mengatakan, sebagian pelanggan sempat mencari ke lokasi lama di Terminal Pesiapan pada hari pertama relokasi. Namun, setelah mengetahui pedagang telah berpindah ke Dauh Pala, pembeli mulai berdatangan seperti biasa.
“Awalnya ada yang masih mencari ke terminal. Setelah tahu pindah ke sini, mereka datang lagi. Bahkan sekalian belanja kebutuhan lain di pasar,” ujarnya, Selasa (2/6).
Menurut Wetra, seluruh pedagang kini sudah menempati lokasi baru yang disediakan pemerintah. Ia menilai perpindahan tempat berjualan tidak terlalu memengaruhi jumlah pelanggan karena sebagian besar pembeli tetap berusaha mencari pedagang langganannya.
Hal serupa disampaikan pedagang daging babi, Tut Arwati. Ia mengaku mulai kembali beradaptasi dengan suasana Pasar Dauh Pala setelah sebelumnya berjualan di Pasar Pesiapan sejak masa pandemi Covid-19. “Mudah-mudahan ke depan berjalan baik dan pembeli semakin ramai,” ujarnya.
Meski sempat terjadi kendala penataan parkir pada awal relokasi, kondisi kini mulai tertata. Pembeli juga perlahan mulai terbiasa mengakses lokasi baru sehingga aktivitas perdagangan kembali menggeliat.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tabanan, I Gede Sukanada mengatakan, relokasi pedagang merupakan bagian dari penataan kawasan Terminal Pesiapan. Sesuai hasil koordinasi dengan Dinas PUPR Tabanan, kawasan tersebut ditargetkan sudah kosong mulai 1 Juni 2026.
Pemerintah telah menyiapkan lokasi relokasi sesuai kebutuhan pedagang. Sebanyak 20 pedagang kios dipindahkan ke Terminal Tuakilang, sedangkan 26 pedagang bermobil dan 24 pedagang lapak direlokasi ke kawasan eks Kantor Dinas Ketahanan Pangan di Jalan Kutilang, Dauh Pala. “Relokasi ini bagian dari penataan kawasan. Seluruh pedagang sudah difasilitasi tempat berjualan di lokasi baru,” ujar Sukanada.
Ia menambahkan, aktivitas terminal tetap berjalan normal karena penataan hanya difokuskan pada area pasar dan kios-kios di sekitar Terminal Pesiapan. Pedagang yang memilih berjualan di lokasi lain juga diminta tetap melapor kepada dinas terkait agar masuk dalam pendataan pemerintah. (Puspawati/balipost)










