Suasana rapat mengenai pelelangan jabatan Dirut Perumda Sanjayaning Singasana. Pemkab Tabanan akan membuka seleksi terbuka. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Kursi pimpinan Perumda Sanjayaning Singasana akhirnya resmi dilelang. Setelah ditinggal Direktur Utama sebelumnya, Kompyang Gede Pasek Weda, yang hijrah ke Perumda MGS Badung, Pemkab Tabanan kini mulai membuka seleksi terbuka untuk mengisi posisi strategis tersebut. Tak hanya Dirut, jabatan Dewan Pengawas (Dewas) dari unsur independen juga ikut dibuka.

Seleksi resmi diumumkan, Jumat (29/5) oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai Asisten II Setda Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pengisian jabatan definitif sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan daerah.

Baca juga:  Dari Dimutasi ke Luar Struktur Polri hingga Atap Patung Kumbakarna Karebut Bolong

Dwipayana mengatakan, pengisian posisi Dirut dan Dewas independen penting dilakukan agar Perumda Sanjayaning Singasana mampu berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Terlebih, Perumda memiliki peran strategis dalam pelayanan publik sekaligus mendukung perekonomian daerah.

“Berdasarkan Perda Kabupaten Tabanan Nomor 7 Tahun 2025 tentang Perumda Sanjayaning Singasana, tata kelola perusahaan harus dipimpin direksi dan diawasi Dewan Pengawas agar pelayanan publik serta kontribusi terhadap ekonomi daerah berjalan optimal,” ujarnya.

Baca juga:  Jalan di Desa Wanagiri Kini Mulus Berkat Program TMMD

Ia menjelaskan, kekosongan jabatan Dirut terjadi setelah pejabat sebelumnya resmi mengundurkan diri pada 22 Januari 2026. Kondisi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penunjukan pelaksana tugas (Plt) Dirut melalui keputusan Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Menurutnya, seleksi terbuka ini bukan sekadar mengisi kursi kosong, namun juga menjaring figur yang memiliki integritas, profesionalisme, dan visi bisnis kuat untuk membawa Perumda lebih berkembang. Calon Dirut yang terpilih nantinya akan menjabat periode 2026–2031, sedangkan Dewas independen untuk masa jabatan 2026–2030. “Pendaftaran resmi dibuka mulai hari ini dan kita harapkan tim bekerja optimal sehingga menghasilkan calon terpilih pada pertengahan atau akhir bulan Juni,” jelas Dwipayana.

Baca juga:  Bila Tak Ada yang Mengawasi, Pura Lebih Baik Dikunci

Sementara itu, Sekretaris Pansel I Nyoman Hari Sujana mengatakan seluruh pedoman dan persyaratan seleksi sudah diumumkan melalui website resmi pemerintah daerah maupun Perumda. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik. “Kami ingin proses ini berjalan transparan dan menghasilkan calon terbaik yang benar-benar kompeten memimpin Perumda,” pungkasnya. (Dewi Puspawati/balipost)

BAGIKAN