Tangkapan layar pembukaan Debat II Caketum BPP HIPMI di Nusa Dua, Sabtu (23/5). (BP/kmb)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, menyampaikan apresiasi atas debat kedua Calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI yang diselenggarakan di Nusa Dua, Sabtu (23/5). Menurutnya, kegiatan tersebut turut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM dan sektor pariwisata di Bali, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Dalam sambutannya, Agung Bagus Pratiksa Linggih mengucapkan terima kasih kepada jajaran HIPMI yang telah memilih Bali sebagai lokasi penyelenggaraan debat. “Terima kasih sudah mengadakan debat di Bali. Karena dengan adanya kegiatan ini UMKM di Bali bisa tumbuh dengan baik walaupun hanya empat malam. Di kala ekonomi yang lumayan sulit ini, saya berterima kasih kepada seluruh jajaran HIPMI yang mau mengembangkan pariwisata Bali,” ujarnya dipantau secara daring lewat Hipmi TV.

Baca juga:  HIPMI Diminta Manfaatkan Peluang Bisnis di LN

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung dinamika menjelang Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI ke-18. Menurutnya, dalam forum sebelumnya terdapat lebih dari 50 persen Ketua BPD HIPMI yang menginginkan perpindahan lokasi Munas. Selain itu, ada pula tiga calon ketua umum yang menyampaikan keberatan terkait hal tersebut.

Agung menegaskan, pihaknya tetap menyerahkan keputusan kepada Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari. Namun ia berharap keputusan terkait Munas tetap menjaga prinsip netralitas organisasi.

Baca juga:  Tiga Pasar di Tabanan Diusulkan Direvitalisasi pada 2026

“Kalau itu dilempar ke caketum untuk mengolah pemerintah pusat, esensi dari netralitas yang sedang diperjuangkan caketum tertentu akhirnya hilang. Saya harap ketua umum bisa menyampaikan kepada pemerintah pusat dan kami menunggu jawabannya untuk menjaga netralitas Munas ke-18,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Munas bukan hanya soal calon ketua umum maupun kepentingan pribadi pengurus, melainkan tentang masa depan organisasi HIPMI secara keseluruhan.

Baca juga:  Indonesia Bisa seperti Inggris, Terancam Resesi

“Munas ini bukan tentang caketum, bukan juga tentang saya maupun pribadi ketua BPD. Munas ini tentang HIPMI sebagai organisasi. HIPMI Bali tentu harus berlandaskan kepentingan pengusaha-pengusaha muda yang ada di Bali,” tegasnya.

Menurut Agung, dirinya bisa berdiri sebagai Ketua HIPMI Bali berkat dukungan para pengurus BPD maupun BPC HIPMI. Karena itu, ia mengaku telah menitipkan harapan para pengusaha muda Bali kepada salah satu calon ketua umum, Antoni Leong. (Suardika/balipost)

BAGIKAN