Polisi melakukan olah TKP di lokasi pencurian motor di sebuah warung di kawasan Banjar Dinas Dauh. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kelalaian meninggalkan kunci di sepeda motor berujung petaka bagi Kadek Budiarta (24), seorang mahasiswa asal Banjar Dinas Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. Sepeda motor miliknya raib digondol maling saat diparkir di pinggir jalan.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WITA. Saat itu, korban bersama ibunya berhenti di sebuah warung di kawasan Banjar Dinas Dauh Munduk untuk mengambil telur bebek.

Baca juga:  Pengendara Motor Tewas Dalam Kecelakaan Beruntun

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rozalin Diaz, saat dikonfirmasi, Selasa (12/5), menjelaskan korban memarkir motor DK 3329 UAT miliknya di pinggir jalan utama sebelum masuk ke warung. Namun, korban diduga lupa mencabut kunci sepeda motor.

“Korban bersama ibunya masuk ke warung untuk membeli telur bebek. Sekitar lima menit kemudian, korban mendengar suara mesin motornya menyala. Saat keluar, korban melihat motornya sudah dibawa kabur oleh orang tak dikenal,” ungkap Iptu Yohana.

Baca juga:  Mutasi Pejabat di Buleleng Menunggu Hari Baik

Menyadari motornya dicuri, korban langsung berupaya mengejar pelaku hingga ke wilayah Sangsit. Sayangnya, pelaku berhasil meloloskan diri dan kendaraan korban tidak berhasil ditemukan.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku hanya terlihat sekilas mengenakan pakaian loreng putih hitam dan topi. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Sawan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp28 juta. Polisi menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, terutama memastikan kunci kontak tidak tertinggal.

Baca juga:  Warga Bakar Motor Pencuri Ayam

“Kelalaian seperti meninggalkan kunci nyantol sangat rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan. Kami menghimbau masyarakat agar selalu waspada demi menghindari kejadian serupa,” tegasnya. (Nyoman Yudha/balipost)

 

BAGIKAN