
DENPASAR, BALIPOST.com – Pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali berlangsung di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Kamis (7/5) sore. Acara tersebut dihadiri pejabat utama Kejati Bali dan kejaksaan seluruh Bali serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali.
Acara ini melepas Dr. Chatarina Muliana dan menyambut sekaligus memperkenalkan Kajati Bali, Setiawan Budi Cahyono. Kehadiran Forkopimda menunjukkan dukungan serta sinergi yang baik antara kejaksaan dengan seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Bali.
Sebelumnya, saat ngantor perdana di Kejati Bali, Setiawan Budi Cahyono berpesan, dalam menghadapi era revolusi industri, seluruh pegawai kejaksaan harus meninggalkan pola kerja konvensional dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, khususnya Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI), serta mengelola narasi publik dengan konten positif berbasis fakta.
Khusus Bidang Tindak Pidana Khusus, Kajati Bali meminta jajarannya meningkatkan kualitas penyelidikan dan penyidikan, memprioritaskan pengembalian kerugian negara, serta memetakan kerawanan korupsi pada proyek-proyek strategis yang menggunakan APBN/APBD di Provinsi Bali.
Program Jaga Desa akan terus diperkuat untuk mendampingi pengelolaan dana desa agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan, memberikan pendampingan hukum kepada perangkat desa, serta menjauhkan hal-hal praktik pemerasan. (Miasa/balipost)










