Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Badung terus memasifkan gerakan pengawasan partisipatif dengan menyasar segmen strategis yakni pemilih pemula. Melalui inovasi Program GEMPAR (Gerakan Masyarakat Pengawas Partisipatif), Bawaslu Badung secara resmi menjalin sinergi dengan sektor pendidikan guna mencetak generasi muda yang melek politik dan berintegritas.

Langkah nyata ini diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Bawaslu Kabupaten Badung dengan sejumlah sekolah. Kolaborasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah misi jangka panjang untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan pengawasan sejak dini di lingkungan sekolah.

Baca juga:  Soal Kompensasi "Blackout," Ini Kata PLN UID Bali

Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta menjelaskan bahwa tantangan demokrasi ke depan memerlukan keterlibatan aktif masyarakat, terutama generasi Z yang akan mendominasi suara pada pemilu mendatang.

“PKS ini menjadi pembuka kolaborasi kita untuk menumbuhkan kesadaran pemilih pemula bahwa memilih bukan hanya datang ke TPS, tetapi juga ikut mengawasi jalannya proses demokrasi. Ke depan, kita bisa menghadirkan berbagai kegiatan seperti Bawaslu menjadi pembina upacara, sosialisasi menjelang pemilihan ketua OSIS, pembekalan bagi ketua OSIS, hingga sosialisasi netralitas ASN di lingkungan tenaga pendidik,” ujar Semara Cipta pada Kamis (7/5).

Baca juga:  Pengawasan terhadap BOS

Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam pengawasan partisipatif penting untuk menciptakan generasi yang peduli terhadap kualitas demokrasi. Dengan pemahaman yang baik sejak di bangku sekolah, siswa diharapkan mampu menjadi pemilih yang kritis, cerdas, dan tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Mengwi, Ni Luh Putu Agustinawati menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai program GEMPAR mampu memberikan pemahaman praktis kepada siswa tentang pentingnya peran generasi muda dalam demokrasi.

Baca juga:  Kasus Kekerasan Anak Perlu Pengawasan Khusus

“Kami sangat antusias dengan adanya PKS GEMPAR ini karena memberikan nilai tambah bagi siswa kami dalam memahami demokrasi secara lebih komprehensif, mulai dari menjadi pemilih yang cerdas hingga berperan dalam pengawasan pemilu. Ini tentu menjadi bekal penting bagi mereka sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN