
GIANYAR, BALIPOST.com – Bali United FC tak punya banyak waktu untuk bersantai. Dengan persiapan singkat, Serdadu Tridatu tetap membidik kemenangan saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (27/4) sore.
Kedua tim datang dengan modal positif usai sama-sama meraih kemenangan di laga sebelumnya. Namun, pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengakui timnya harus berpacu dengan waktu untuk memulihkan kondisi fisik pemain.
“Persiapan kami cukup singkat setelah laga terakhir. Kami fokus pada recovery seperti ice bath dan latihan ringan sebelum masuk ke sesi taktikal. Kami juga sudah mempelajari permainan PSM dan berharap bisa meraih hasil positif,” ujar Jansen.
Meski demikian, kondisi tim dinilai semakin stabil, terutama sejak putaran kedua. Kehadiran dua pemain asing baru, Yachida dan Diego Campos, disebut memberi keseimbangan tambahan dalam permainan Bali United.
“Performa tim terus membaik sejak beberapa laga terakhir. Kemenangan yang diraih turut meningkatkan kepercayaan diri pemain. Saya senang dengan perkembangan tim saat ini,” tambah pelatih asal Belanda tersebut.
Saat ini, Bali United menempati peringkat kedelapan klasemen dengan 42 poin. Dengan lima laga tersisa, peluang untuk meraih tambahan maksimal 15 poin masih terbuka lebar demi memperbaiki posisi di papan klasemen.
Jansen pun menekankan pentingnya fokus di setiap pertandingan. Ia ingin anak asuhnya menjaga momentum positif dan tampil konsisten hingga akhir musim.
Laga kontra PSM Makassar menjadi ujian penting bagi Bali United untuk menjaga asa finis di posisi lebih baik, sekaligus membuktikan bahwa mereka masih menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di sisa kompetisi musim ini. (Suka Adnyana/balipost)









