Ilustrasi - Seismograf mencatat kekuatan gempa bumi. (BP/Ant)

TOKYO, BALIPOST.com – Sebuah gempa bermagnitudo 6,2 mengguncang Hokkaido di Jepang utara pada Senin pagi (27/4) waktu setempat, tetapi tidak berpotensi tsunami, kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Gempa yang terjadi pukul 05:24 pagi waktu setempat itu berpusat di wilayah Tokaichi di bagian utara Hokkaido dan memiliki kedalaman 83 kilometer.

Gempa Senin tersebut tercatat pada tingkat 5 dari 7 dalam skala intensitas gempa Jepang. Gempa dalam skala 5 dideskripsikan sebagai tingkat gempa di mana orang-orang akan kesulitan berjalan tanpa berpegangan.

Baca juga:  Villa di Kaba-Kaba Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Miliar

Dikutip dari Kantor Berita Antara, belum ada korban jiwa ataupun terluka yang dilaporkan. Sementara itu, Hokkaido Electric Power Co. menyatakan tidak ada anomali yang terdeteksi di pembangkit listrik tenaga nuklir Tomari di Hokkaido seusai gempa.

Gempa tersebut terjadi seiring dengan peringatan selama sepekan yang diterbitkan JMA terkait meningkatnya risiko gempa kuat menyusul gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Prefektur Aomori di Jepang timur laut tepat sepekan sebelumnya.

Baca juga:  Tumbang di Akhir Parade Pembukaan Kasanga Fest 2026, Ogoh-Ogoh ST Cantika Tak Didiskualifikasi

Hokkaido adalah satu dari tujuh daerah yang disebut dalam peringatan tersebut.

Adapun magnitudo gempa Senin ini sebelumnya diperkirakan berkekuatan 6,1, tetapi angkanya kemudian direvisi. (kmb/balipost)

BAGIKAN