Polisi bersama warga membantu mengevakuasi korban yang terperosok ke jalan jebol (BP/Ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Dinas PUPRPerkim Kabupaten Bangli memastikan perbaikan jalan jebol di ruas Jalan Raya Santi, Desa Batur Utara, Kintamani, akan dilaksanakan tahun ini. Meski berstatus jalan kabupaten, penanganannya akan dilakukan Pemerintah Provinsi Bali.

“Memang jalan tersebut kabupaten yang punya. Namun, dalam pelaksanaannya nanti akan diambil provinsi karena berhubungan dengan penataan parkir Pura Batur,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRPerkim Kabupaten Bangli I Putu Susila menanggapi insiden jatuhnya seorang pemotor ke jalan jebol saat mencoba menghindari kendaraan lain di jalur tersebut.

Susila menyebutkan bahwa proses administrasi untuk penanganan jalan itu sudah berjalan dan saat ini sedang dalam tahap pelelangan. “Informasinya sudah mulai tender,” jelasnya.

Baca juga:  Operasi Zebra Lempuyang Sasar Pengendara Anak Dibawah Umur

Kerusakan jalan tersebut diketahui merupakan dampak hujan deras sejak tahun lalu. Susila menegaskan bahwa kondisi tersebut sebenarnya telah dipantau oleh Dinas PUPR Bangli. Sebelum pelaksanaan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur beberapa waktu lalu, langkah antisipasi berupa pemasangan rambu, police line, dan pembatas drum telah dilakukan di titik-titik jebol. Namun, pihak kabupaten tidak dapat melakukan perbaikan untuk menghindari tumpang tindih anggaran. “Kami tidak bisa menangani karena rencana perbaikannya sudah masuk di Provinsi,” pungkasnya.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, jalan jebol di ruas Jalan Raya Santi, wilayah Desa Batur Utara, Kintamani mengakibatkan kecelakaan. Seorang pengendara motor terperosok ke dalam jalan jebol sedalam 3 meter saat mencoba menghindari kendaraan lain.

Baca juga:  Tiga Siswa SD Terperosok Ke Jurang

Berdasarkan informasi, kecelakaan tunggal tersebut menimpa I Nyoman Bered (64), warga asal Desa Siakin, pada Rabu (22/4). Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha NMax awalnya melaju dari arah selatan menuju utara (Kintamani). Saat tiba di lokasi jalan sempit yang kondisinya setengah badan jalan telah jebol, korban berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan. Korban kehilangan kendali dan terperosok ke sisi kiri jalan yang ambrol tersebut.

Beruntung, meski motor terjun ke kedalaman 3 meter dari permukaan jalan raya, korban berhasil selamat. Lansia tersebut dilaporkan hanya mengalami luka lecet pada kaki kanan, dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 200.000. Kejadian tersebut telah mendapat penanganan kepolisian.

Baca juga:  Berangkat ke TMP Margarana, Mobil Damkar Tabanan Terperosok

Kanit Lantas Polsek Kntamannni Iptu I Nengah Bagiadnyana dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, jajaran Unit Lantas Polsek Kintamani langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan sejumlah langkah penanganan.

Pihaknya membenarkan bahwa jalur tersebut memang memiliki beberapa titik jebol yang membahayakan. Menyikapi hal itu, Bagiadnyana menyatakan bahwa pihak kepolisian telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar segera dilakukan perbaikan permanen. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN