Warga dan petugas melakukan evakuasi pelajar yang terlibat lakalantas di Jalan Denpasar-Gilimanuk. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com -Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Km 106-107, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Rabu (22/4) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WITA dan dilaporkan beberapa menit kemudian. “Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor Honda Beat serta satu kendaraan yang belum diketahui identitasnya, diduga kendaraan roda empat,” jelasnya.

Baca juga:  Truk Bermuatan Semen Masuk Jurang di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Korban meninggal dunia diketahui bernama IGNAK (16), pelajar asal Dusun Sari Kuning, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya. Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 4591 WA. Sementara pengendara sepeda motor lainnya, I Ketut CGA (16), juga pelajar, dengan kondisi selamat.

Dari informasi di lapangan berdasarkan pemeriksaan petugas, kejadian bermula saat kendaraan tidak dikenal melaju dari arah barat ke timur (Gilimanuk menuju Denpasar) dan berusaha mendahului kendaraan lain. Dari arah berlawanan, sepeda motor DK 2524 ZR yang dikendarai IKCGA berhenti untuk menghindari kendaraan tersebut.

Baca juga:  Over Kapasitas, Lapas Tabanan Siapkan Dua Ruang Khusus Isolasi

Namun, dari arah belakang, sepeda motor DK 4591 WA yang dikendarai korban IGNAK diduga kurang memperhatikan situasi di depan sehingga menabrak bagian belakang kendaraan di depannya. Akibat benturan tersebut, korban terjatuh ke sisi kanan jalan. “Pada saat bersamaan, kendaraan yang tidak dikenal itu bergerak ke kanan dan menabrak korban yang sudah terjatuh,” terang Kompol Sukadana.

Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di tempat, sementara kendaraan yang digunakan mengalami kerusakan pada bagian knalpot. Tidak ada saksi yang tercatat dalam kejadian ini. Kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan baik, marka jalan utuh, serta cuaca cerah pada pagi hari.

Baca juga:  Situs Tanjung Ser Pemuteran Diyakini Sebagai Pemukiman Prasejarah dan Pelabuhan Kuno

Petugas mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Melaya, serta mengamankan barang bukti. Kasus ini selanjutnya ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, khususnya terkait kendaraan yang diduga terlibat namun belum diketahui identitasnya. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN