Salah seorang warga beraktifitas di dekat dermaga di Pantai Mertasari, Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pengoperasian Pelabuhan Mertasari, Sanur, Denpasar masih dalam proses perizinan sehingga uji coba belum bisa dilakukan. Meski demikian pelabuhan yang menjadi alternatif untuk memecah kepadatan di Pelabuhan Sanur ini ditargetkan bisa beroperasi Juni mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat dikonfirmasi, Sabtu (18/4) mengatakan, uji coba operasional Pelabugan Mertasari yang sempat direncanakan sebelumnya mengalami penyesuaian jadwal akibat proses perizinan yang masih berjalan. Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung seperti ruang tunggu penumpang dan sistem pelayanan juga masih dalam tahap penyempurnaan oleh para pemangku kepentingan.

Baca juga:  Cegah Alih Fungsi, Polsek Denut Ajak Petani Perkuat Pararem Subak

“Perizinan ini menjadi salah satu faktor utama. Kami tidak ingin terburu-buru, karena aspek keselamatan dan standar pelayanan harus terpenuhi,” tegasnya.

Kata dia, Dishub Denpasar saat ini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta instansi terkait di Kementerian Perhubungan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat terbitnya izin sekaligus memastikan kesiapan sarana dan prasarana di lapangan.

Sriawan menyebutkan, target pemerintah Kota Denpasar adalah Pelabuhan Mertasari sudah bisa mulai beroperasi pada Juni 2026. Operasional ini diharapkan dapat mengalihkan sebagian pergerakan penumpang dari kawasan Sanur, sehingga berdampak pada pengurangan kepadatan lalu lintas di jalur darat.

Baca juga:  Dishub Tabanan Pasang Mesin E-Parkir

“Kalau sudah beroperasi, penumpang yang selama ini terpusat di Sanur bisa terbagi. Ini akan membantu mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa operasional penuh tetap bergantung pada terbitnya izin resmi dari pemerintah pusat. Jika hingga target waktu izin belum sepenuhnya rampung, pihaknya akan kembali melakukan koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder untuk mencari solusi terbaik tanpa mengabaikan aspek keselamatan

Baca juga:  Personel Polresta-Kodim Lomba Menembak

Sriawan mengatakan, Pelabuhan Mertasari merupakan bagian dari pengembangan simpul transportasi laut yang terintegrasi dengan kawasan Sanur, Serangan, hingga Sesetan. Infrastruktur ini diharapkan mampu menunjang sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

“Secara konsep, Mertasari ini akan menjadi salah satu titik simpul transportasi laut untuk mendukung pariwisata dan mengurangi beban lalu lintas di Sanur. Namun, untuk operasional, masih menunggu proses perizinan yang sedang berjalan,” ujar Sriawan. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN