
MAGELANG, BALIPOST.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa perbedaan latar belakang bukanlah penghalang bagi persatuan bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Presiden memberikan pengarahan dalam acara Pengarahan Presiden Republik Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4).
Dalam forum tersebut, Prabowo menekankan bahwa seluruh elemen bangsa berasal dari latar belakang yang beragam, baik dari sisi daerah, suku, pendidikan, profesi, hingga afiliasi politik.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa semuanya tetap satu sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
“Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, daerah yang berbeda, suku yang berbeda, pendidikan yang berbeda, profesi yang berbeda, dan partai politik yang berbeda. Namun, sebagai anak bangsa, kita tetap satu,” ujar Prabowo dalam keterangan tertulisnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa ia ingin berbicara secara terbuka dan apa adanya di hadapan para peserta.
Ia juga menyadari bahwa penyampaiannya mungkin menimbulkan beragam respons, namun hal tersebut merupakan bagian dari komunikasi yang jujur antarsesama anak bangsa.
“Saya ingin bicara apa adanya. Mungkin apa yang saya sampaikan nanti ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih,” ucapnya.
Prabowo juga menyatakan keyakinannya bahwa seluruh peserta yang hadir memiliki semangat yang sama dalam mengabdi kepada negara. Ia menyebut para peserta sebagai patriot yang mencintai tanah air, bangsa, dan rakyat Indonesia.
“Saya datang ke sini dengan anggapan bahwa kita semua di tempat ini adalah patriot. Kita cinta tanah air, kita cinta bangsa, dan kita cinta rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa keputusannya untuk hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut didasari oleh pentingnya forum yang dihadiri para Ketua DPRD dari seluruh Indonesia.
“Saya anggap penting dan tepat jika saya hadir langsung, karena di sini hadir seluruh Ketua DPRD,” imbuhnya.
Mengusung tema ‘Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota guna Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045’, acara ini dihadiri oleh 503 Ketua DPRD. Kegiatan berlangsung pada 15–19 April 2026 di Lembah Tidar, Akademi Militer Magelang. (kmb/balipost)










