Kasi Propam Polres Badung, Iptu I Wayan Sukarma mengecek surat-surat milik anggota.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Di zaman digital seperti sekarang ini harus lebih hati-hati dan bijak. Ini juga berlaku bagi anggota Polri. Seperti dilakukan Polres Badung melalui Sie Propam melakukan patroli media sosial (medsos) khusus mengawasi akun milik anggotanya. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah perilaku yang bisa mencoreng citra institusi Polri.

Kasi Propam Polres Badung, Iptu I Wayan Sukarma, didampingi Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti sebagai PS Kasubsipenmas Sihumas, Sabtu (18/4) menjelaskan pihaknya terus berupaya mencegah terjadinya pelanggaran hukum oleh personel. Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba dan pejabat utama terus mengingatkan personel agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun.

Baca juga:  Jaga Kondusivitas Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Polsek Blahbatuh Intensifkan Patroli KRYD

Saat apel arahan seperti itu terus diberikan agar anggota Polres Badung tidak sampai terjerumus. “Kami juga melakukan pemeriksaan kelengkapan, sikap tampang dan cek urine personel  setiap bulan,” tegasnya.

Tidak kalah penting melakukan patroli atau pengawasan medsos milik personel Polres Badung. Tujuannya agar jangan sampai terjerumus ke hal-hal merugikan terutama judi online (judol). Pasalnya judol tersebut bisa menjerumuskan siapa saja, termasuk polisi. Padahal dampaknya sangat parah hingga berakibat fatal.

Baca juga:  Patroli Malam, Tim Gabungan Amankan Miras Tanpa Ijin

“Untuk pelanggaran paling sering dilakukan oleh anggota yaitu sifat ringan saja, yakni pelanggaran sikap tampang seperti rambut dan surat-surat, contohnya  masa berlaku SIM habis. Untuk pelanggaran hukum atau pidana tahun 2026 dilakukan anggota kami, tidak ada,” ucapnya.

Menurutnya  secara konsisten Polres Badung melakukan berbagai upaya pencegahan agar personel tidak terjerumus dalam pelanggaran hukum, terutama penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, tes urine rutin dilakukan.

Baca juga:  Masih "Diserbu" Pengunjung, Akses Rekreasi Pantai Kedonganan akan Ditutup

Selain itu, dilakukan upaya-upaya melalui pembinaan internal yang berkelanjutan, pengawasan melekat oleh para pimpinan, penegakan disiplin, serta pemberian sanksi tegas tanpa pandang bulu apabila ditemukan pelanggaran. Pembinaan mental dan rohani juga terus ditingkatkan sebagai benteng moral bagi setiap anggota. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN