Kondisi gedung parkir RSUD Tabanan yang belum beroperasi. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Upaya mengurai kepadatan parkir di kawasan RSUD Tabanan masih menunggu proses kajian pemerintah daerah. Meski pembangunan gedung parkir baru di sisi barat rumah sakit telah rampung hingga tahap II, fasilitas tersebut sampai kini belum dapat difungsikan.

Bangunan parkir berlantai empat lengkap dengan basement yang berdiri di atas lahan eks Kantor Pariwisata itu sebelumnya digarap sebagai solusi atas persoalan parkir yang selama ini kerap dikeluhkan pasien maupun pengunjung rumah sakit.

Baca juga:  Sekolah Dijadikan Perkantoran, SDN 4 Kubu Tak Punya Gedung Belajar

Proyek dengan nilai sekitar Rp 15 miliar tersebut dikerjakan secara bertahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 2024, meliputi pembongkaran bangunan lama serta pengerjaan pondasi. Selanjutnya, tahap kedua menuntaskan pembangunan hingga lantai II. Ke depan, masih direncanakan tahap III untuk penyelesaian lantai III beserta bagian atap.

Plt. Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan, I Gede Partana, Jumat (17/4), menegaskan, pembangunan tahap II telah selesai dan aset bangunan sudah diserahkan kepada bagian aset Pemkab Tabanan. “Asetnya sudah kami serahkan,” ujarnya.

Baca juga:  Plafon Gedung RSUD Klungkung Jebol

Sementara itu, Kepala Bakeuda Tabanan, Ni Wayan Mariati, menyampaikan bahwa bangunan tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan sesuai kontrak pekerjaan. Karena itu, pemanfaatannya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat dan masih menunggu hasil kajian lebih lanjut. “Belum bisa dipastikan kapan difungsikan. Setelah kajian selesai baru akan ditentukan,” katanya.

Selama ini, keterbatasan lahan parkir di RSUD Tabanan menjadi persoalan klasik, terutama pada jam-jam pelayanan yang padat. Area parkir di depan dan sisi barat rumah sakit acap kali penuh, sehingga menimbulkan kesemrawutan arus kendaraan.

Baca juga:  CT Scan di RSUD Tabanan Rusak, Pasien Harus Dirujuk ke RS Lain

Gedung parkir baru dengan luas sekitar 16 are tersebut dirancang untuk menampung kendaraan roda dua maupun roda empat. Bahkan, satu lantai diperkirakan mampu menampung hingga 36 unit mobil.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan nantinya mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat yang mengakses layanan kesehatan di RSUD Tabanan, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di area rumah sakit.(Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN