
SINGARAJA, BALIPOST.com – Ratusan calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Buleleng dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada awal Mei 2026. Sebanyak 109 jemaah telah menyelesaikan hampir seluruh tahapan persiapan, termasuk proses administrasi dan kesehatan, sehingga kini hanya menunggu jadwal keberangkatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buleleng, Agus Annurachman, menyampaikan bahwa persiapan keberangkatan jemaah saat ini telah mencapai sekitar 95 persen. Tahapan yang masih berlangsung adalah vaksinasi wajib sebelum keberangkatan.
“Untuk Buleleng, persiapan jemaah sudah mencapai 95 persen. Saat ini tinggal tahapan akhir berupa vaksinasi meningitis dan polio,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (13/4).
Vaksinasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 14 April 2026, bertempat di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini menjadi salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi sebelum jemaah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Agus menambahkan, seluruh dokumen perjalanan seperti paspor dan visa juga telah rampung diproses. Dengan demikian, para jemaah kini hanya menunggu waktu pemberangkatan yang telah dijadwalkan.
Rencananya, seluruh calon jemaah haji asal Buleleng akan diberangkatkan pada 8 Mei 2026 dari Masjid Agung Jami’ Singaraja dan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 71 Embarkasi Surabaya.
Dari total 109 jemaah tersebut, 24 orang di antaranya merupakan lanjut usia (lansia) di atas 65 tahun, dengan jemaah tertua berusia 86 tahun yang berasal dari Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada. Seluruh data jemaah tercatat dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).
“Pemerintah memastikan seluruh jemaah, termasuk lansia, akan mendapatkan pendampingan dan perhatian khusus agar dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan lancar,”tutupnya. (Yudha/balipost)










