Pengurus KONI Badung melakukan kegiatan Mejaya-jaya bertepatan Purnama Kedasa, Kamis (2/4). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – KONI Kabupaten Badung menggelar rangkaian upacara keagamaan berupa Karya Piodalan, Pecaruan Panca Sato, dan Jigra Maya di Padmasana kantor KONI Badung. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan upacara Mejaya-jaya pengurus periode 2025–2029 yang bertepatan dengan Purnama Kedasa, Kamis (2/4).

Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan dan bertujuan memohon keselamatan serta kelancaran seluruh program dan kegiatan olahraga di Kabupaten Badung.

“Setiap kegiatan seperti Porprov Bali maupun event lainnya, kami selalu memohon keselamatan dan kelancaran. Untuk itulah hari ini kami melaksanakan upacara di Padmasana KONI Badung,” ujarnya di sela kegiatan.

Baca juga:  Tim Voli Pantai Sixsma 2 dan Ankker 1 Juara

Upacara Mejaya-jaya pengurus KONI Badung masa bakti 2025–2030 turut dihadiri seluruh jajaran pengurus serta perwakilan cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Badung. Prosesi ini dipuput oleh Ida Rsi Agung Yoga Sidhi Bang Pinatih dari Griya Agung Bang Pinatih Padang Sambian.

Melalui kegiatan ini, KONI Badung berharap mampu memperkuat kebersamaan antara pengurus, cabor, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga di daerah.

Pascapengukuhan dan mejaya-jaya, KONI Badung langsung menyiapkan sejumlah langkah strategis. Fokus utama diarahkan pada penataan organisasi secara internal dengan memperkuat berbagai bidang seperti organisasi, pembinaan prestasi (binpres), sport science, dan sektor pendukung lainnya agar lebih aktif dan optimal.

Baca juga:  Nyanggra Piodalan, Ida Batara dari 18 Pura Lunga ke Pura Sakenan

Selain itu, KONI Badung juga akan melakukan monitoring terhadap atlet yang tampil di ajang Porsenijar Badung dan berlanjut ke Porsenijar Bali yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.

Evaluasi menyeluruh terhadap seluruh cabang olahraga juga menjadi prioritas. Dari total 55 cabor, seluruhnya ditargetkan sudah dievaluasi pada April ini. “Bagi cabor yang sudah meraih juara umum akan terus didorong meningkatkan prestasi. Sementara yang belum, akan dicarikan solusi, seperti menghadirkan pelatih dari luar atau program pembinaan khusus. Termasuk cabor yang belum meraih medali emas juga akan kami evaluasi,” tegas Sutama.

Baca juga:  Pujawali di Pura Sakenan, Umat Diminta Tak Bawa Kresek

Sebagai langkah jangka panjang, KONI Badung menargetkan seluruh cabang olahraga yang akan berlaga di Porprov Bali 2027 sudah membentuk tim bayangan pada tahun 2026 ini. Targetnya, Badung kembali tampil maksimal dan merebut gelar juara umum pada Porprov Bali XVII yang akan digelar di Buleleng. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN