Ratusan peserta unjuk kemampuan pada Sitembak Cup XVI. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kabupaten Buleleng kembali menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi dengan digelarnya Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Sitembak Cup XVI Open Tournament Jawa–Bali–Lombok. Ratusan peserta dari berbagai daerah tampak antusias unjuk kemampuan dalam kejuaraan yang berlangsung di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Rabu (1/4).

Sebanyak 278 peserta dari 18 ranting se-Jawa, Bali, dan Lombok ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan bagi generasi muda dalam mengembangkan kemampuan sekaligus membentuk karakter.

Baca juga:  Jumlah Penerima Program Keluarga Harapan 2025 di Tabanan Mengalami Peningkatan

Ketua Umum Pengurus Sitembak sekaligus ketua panitia, Made Putra Arsana mengatakan, pihaknya bangga karena jumlah peserta terus meningkat setiap tahun. Hal ini menunjukkan tingginya minat pelajar terhadap pencak silat.

“Ini menunjukkan minat pelajar terhadap pencak silat semakin tinggi, apalagi didukung banyak sekolah yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler pencak silat,” ujarnya.

Menurutnya, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar). Para atlet yang tampil nantinya akan melalui proses seleksi sebelum dikirim mewakili daerah ke tingkat kabupaten.

Baca juga:  Sabet 8 Emas, Tim Silat Badung Juara Umum

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata memberikan apresiasi atas konsistensi Perguruan Sitembak Buleleng dalam menyelenggarakan kejuaraan tersebut.

Ia menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar ajang pertandingan, tetapi juga sarana pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, serta pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

“Kejuaraan ini memiliki daya tarik yang terus meningkat dengan kehadiran peserta dari berbagai daerah. Ini menjadi kebanggaan sekaligus memperkuat posisi Buleleng sebagai pusat pembinaan olahraga, khususnya pencak silat,” kata Surya Bharata.

Baca juga:  140 Atlet Pelajar Turun dalam KOSN

Ia juga berpesan kepada para atlet agar bertanding dengan semangat, menjunjung sportivitas, serta menghormati lawan dan keputusan wasit. Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan, melainkan proses dan pengalaman yang diperoleh selama kompetisi.

“Kita harapkan lahir bibit-bibit atlet pencak silat yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Buleleng,” tandasnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN