Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya bersama pejabat lainnya saat merilis perkembangan kasus penculikan dan mutilasi.(BP/rah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya merilis perkembangan penyidikan kasus penculikan dan mutilasi warga negara Ukraina, Ihor Komarov. Hasil penyelidikan dan penyidikan, korban diduga dimutilasi di sebuah vila wilayah Gianyar. Hal ini dikuatkan dengan adanya saksi yang melihat para pelaku membawa bungkusan-bungkusan besar mondar-mandir di seputaran vila tersebut.

Untuk para pelaku berinisial NP (29) dan SM (39) warga Rusia, DH (34),  VN (42) dan RM (28) warga negara Ukraina, serta VA (28) warga negara Kazakhstan. Saat ini para pelaku jadi buronan Interpol. Sedangkan perlintasan dan posisi terakhir para pelaku sudah dideteksi oleh Interpol.

Didampingi Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Gede Adhi Mulyawarman, Kapolda Daniel, Senin (30/3) menjelaskan untuk TKP-nya di Jalan Pura Batu Meguwung, Jimbaran (penculikan).

Baca juga:  Masuk DPO, Foto Oknum PNS Disebar di Medsos

Kemudian di restoran wilayah Munggu, Tabanan ditemukan mobil isi bercak darah korban. TKP lainnya di vila di  Tabanan, vila di wilayah Munggu, vila di wilayah Gianyar, muara sungai Wos Teben, Desa Ketewel, dan perumahan di wilayah Padangsambian, ditemukan mobil terdapat bercak darah korban.

“Kita bisa melihat dengan jelas kendaraan yang dipakai dan wajah para pelaku. Saat itu, kami mulai mengidentifikasikan dan tanggal 8 Februari 2026 mendapatkan petunjuk bukti serta disewa sebuah kendaraan oleh warga negara asing menggunakan paspor palsu,” ujar Kombes Adhi.

Berdasarkan keterangan saksi, analisa dan teknologi, kendaraan tersebut sewa CBGK yang ditangkap di wilayah NTB beberapa waktu lalu. Para pelaku ini sudah melakukan pengintaian korban sebulan sebelum kejadian. Bahkan mereka gonta-ganti kendaraan untuk menghilangkan jejak. Hasil penyelidikan, korban dibawa ke beberapa vila. Termasuk gonta-ganti kendaraan. Termasuk saat beraksi, para pelaku gonta-ganti pasangan.

Baca juga:  WNA di Pecatu Dievakuasi Petugas Medis Gunakan APD, Ini Faktanya

Terakhir korban dibawa ke vila wilayah Gianyar. Ada saksi mata yang melihat beberapa orang pelaku mondar-mandir bawa bungkusan-bungkusan besar. Akhirnya ditemukan potongan tubuh korban di muara sungai Wos Teben, Desa Ketewel.

“Secara pasti tempat eksekusi korban dari hasil analisa, ceceran darah dan teknologi  diduga di vila wilayah Gianyar. Meski demikian di vila-vila lain juga ditemukan bercak darah. Ini yang kami terus dalami,” tegasnya.

Sementara Irjen Daniel menekan jika di dua vila merupakan TKP terkait kasus penculikan ini tidak dilengkapi CCTV. Selain itu, pemilik atau pengelolanya tidak melaporkan jika ada orang asing tinggal di sana. “Kami mengapresiasi warga yang menyempatkan diri memfoto pergerakan dari para pelaku ini. Hal ini membantu kami mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.

Baca juga:  Dua Remaja Putri Berkelahi di Pantai Penarukan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seperti diberitakan, penyelidikan kasus penculikan warga negara Ukraina berinisial IK (28) yang ditangani Ditrekrimum Polda Bali akhirnya membuahkan hasil. Saat ini polisi menetapkan enam pelaku WNA yang terlibat dalam kasus tersebut. Namun para pelaku sudah kabur ke luar negari. Oleh karena itu, Polda Bali berkoordinasi dengan Interpol untuk menerbitkan red notice. Berkaitan dengan kasus ini, Polda Bali mengamankan satu pelaku, CBGK di wilayah NTB. Tersangka CBGK merupakan WNA dan mengaku menyewakan mobil untuk pelaku penculikan.(Kerta Negara/balipost)

 

BAGIKAN