Potret arus balik pemilir dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (28/3/2026). (BP/Antara)

NEGARA, BALIPOST.com – ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebutkan arus balik pemudik dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali memasuki puncak.

“Pada beberapa hari terakhir jumlah penumpang yang menyeberang ke Bali masih fluktuatif, tetapi konsisten di jumlah 40 ribu orang lebih,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (28/3).

Baca juga:  Gedung Mangkrak Diperbaiki Jadi Kantor PUPRPerkim, Bangli Anggarkan Miliaran Rupiah

Dikutip dari Kantor Berita Antara, ia mengatakan berdasarkan data pada Jumat (27/3) sebanyak 43.052 penumpang, 7.289 sepeda motor dan 4.507 mobil pribadi menyeberang dari Jawa ke Bali.

Jumlah itu, kata dia, turun dibanding hari sebelumnya dengan 43.963 penumpang, 7.635 sepeda motor dan 4.882 mobil pribadi yang menyeberang ke Bali.

“Jika dilihat dari jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Bali saat arus mudik, masih banyak yang belum kembali. Kami terus antisipasi arus balik agar pelayanan di pelabuhan berjalan lancar,” katanya.

Baca juga:  Bawaslu Badung Peringatkan KPU Agar Tak Sembarangan Coret Data Pemilih

Sebelumnya, Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Yossianis Marciano mengatakan pihaknya memperkirakan puncak arus balik terjadi pada tanggal 28-29 Maret.

Untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan, dia mengimbau pemudik tidak bersamaan datang pada tanggal tersebut.

“Tanggal puncak arus balik itu perkiraan, untuk menghindari antrean yang panjang kami imbau pemudik tidak bersamaan balik pada tanggal itu,” katanya.

Dia berharap, pemudik yang kembali dari Jawa ke Bali bertambah secara bertahap, sehingga layanan penyeberangan tetap berjalan lancar tanpa kepadatan berarti.

Baca juga:  ForBALI "Gembok" DPRD Bali

Dengan arus balik yang bertahap, menurut dia, akan memberi ruang bagi sistem layanan bekerja optimal tanpa tekanan berlebih. (kmb/balipost)

BAGIKAN