Sejumlah penumpang pejalan kaki keluar dari kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (17/3/2026). (BP/Antara)

BANYUWANGI, BALIPOST.com – Puncak arus balik Lebaran di penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) diprediksi terjadi pada 26-29 Maret 2026.

Hal ini disampaikan Wakil Direktur Utama PT Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, Senin (23/3).

“Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan waktu perjalanan saat arus balik,” katanya dikutip dari Kantor Berita Antara.

Yossi juga mengimbau kepada para pengguna jasa di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak arus balik, sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi antrean.

Baca juga:  1,5 Ton Daging Bebek Beku Puluhan Juta Rupiah Gagal Masuk Bali

Selain itu, lanjut dia, penting pula pembelian tiket secara mandiri melalui platform digital Ferizy, serta memastikan kedatangan di pelabuhan sesuai jadwal pada tiket.

“Saat ini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan, pengguna jasa wajib membeli tiket melalui Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60 keberangkatan. Hindari pembelian melalui calo atau agen tidak resmi untuk mencegah potensi kerugian,” ucap Yossi.

Dia menyampaikan agar pengguna jasa mengisi data identitas secara lengkap dan benar saat pemesanan tiket guna mendukung akurasi manifest dan keselamatan pelayaran.

Baca juga:  Antisipasi Penumpang Pesawat Pindah Jalur Darat, Selat Bali Operasikan 32 Kapal

Pergerakan arus balik hingga H+1 Lebaran 2026 di penyeberangan Selat Bali itu, kata Yossi, mulai meningkat, namun di layanan di Pelabuhan Ketapang maupun Pelabuhan Gilimanuk tetap berlangsung lancar, tertib dan berada dalam kendali optimal.

“Sejak akhir pekan, arus kendaraan bergerak dengan ritme yang stabil tanpa lonjakan antrean signifikan, ini juga ditopang oleh pengaturan operasional yang adaptif, kesiapan armada, serta orkestrasi layanan yang terkoordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya. (kmb/balipost)

Baca juga:  Pelabuhan Padangbai Juga Tak Terima Suket GeNose
BAGIKAN