Penumpang berada di atas kapal penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (25/6/2026). PT ASDP Indonesia Ferry mengoperasikan layanan satu kapal perbantuan dengan skema percepatan Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dari Jawa menuju Bali pada arus libur sekolah yang mencapai 25.626 penumpang pada Selasa (23/6). (BP/Antara)

BANYUWANGI, BALIPOST.com – Penanganan kepadatan kendaraan di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk terus dipercepat. Hal ini menyusul periode libur sekolah yang menyebabkan kenaikan jumlah kendaraan yang menggunakan rute ini.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo, dikutip dari Kantor Berita Antara, mengatakan pihaknya bersama Kementerian Perhubungan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kepolisian, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta seluruh operator kapal terus mempercepat penanganan kepadatan kendaraan di lintasan Ketapang-Gilimanuk.

Baca juga:  Masuk Bali lewat Gilimanuk Selama PPKM, Sopir Logistik Bisa Rapid Test Gratis

Ia menyampaikan berbagai langkah operasional dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara terpadu mulai menunjukkan hasil, dan antrean kendaraan yang berangsur terurai dan layanan penyeberangan semakin terkendali.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jasa dan menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang terjadi. Sejak awal seluruh pemangku kepentingan bekerja bersama untuk memastikan layanan tetap berjalan aman, lancar dan andal,” katanya di Banyuwangi, Minggu (28/6).

Menurut Heru, peningkatan antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang dipengaruhi oleh kombinasi sejumlah faktor, di antaranya meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur sekolah.

Baca juga:  Monumen Lintas Laut Jawa-Bali, Kenang Pertempuran Laut Pertama yang Heroik 

Selain itu, lanjut dia, kondisi cuaca yang berdampak pada pola operasi pelayaran serta adanya penyesuaian distribusi kendaraan logistik dari lintasan lain menuju Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali).

“Seluruh pihak bergerak cepat menjaga kelancaran konektivitas Jawa-Bali yang memiliki peran strategis bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional,” kata Heru.

Dia menambahkan, selama periode libur sekolah, masyarakat masih dapat memanfaatkan program diskon tarif penyeberangan berupa potongan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan yang secara rata-rata setara sekitar 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan pada tujuh lintasan strategis nasional, termasuk Ketapang-Gilimanuk.

Baca juga:  Amankan Nataru, Polres Buat Enam Pos Pam

“ASDP akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan guna memastikan layanan penyeberangan tetap optimal dan konektivitas Jawa-Bali terjaga dengan baik,” tutur Heru. (kmb/balipost)

BAGIKAN