Jajaran Polsek Sukawati bersama pecalang sempat mengamankan WNA asal Amerika Serikat berinisial KAA lantaran kedapatan keluyuran saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi, Kamis (19/3). (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Seorang warga negara asal Amerika Serikat (AS) berinisial KAA diamankan jajaran Polsek Sukawati bersama pecalang setempat lantaran kedapatan keluyuran saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi, Kamis (19/3). Turis tersebut sempat berpura-pura bisu saat dimintai keterangan oleh petugas.

Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pria asing itu ditemukan sedang berjalan kaki di Jalan Raya Sukawati dari arah Utara di tengah suasana sepi Catur Brata Penyepian.

Baca juga:  Tak Hanya di Pura Puseh Bali Aga, Kebakaran Juga Terjadi di Tampaksiring

​”Benar, personel Polsek Sukawati bersama pecalang mengamankan seorang WNA berinisial KAA. Yang bersangkutan melanggar aturan Nyepi dengan beraktivitas di luar rumah tanpa alasan yang mendesak,” ujar Ipda Gusti Ngurah Suardita seizin Kapolres Gianyar.

​Saat dibawa ke Mako Polsek Sukawati untuk dimintai keterangan, proses komunikasi sempat terkendala. KAA menunjukkan sikap tidak kooperatif dan mencoba mengelabui petugas dengan berpura-pura tidak bisa bicara (bisu).

Ia juga sempat bersikeras ingin melanjutkan perjalanan tanpa tujuan yang jelas dan menolak imbauan petugas untuk beristirahat. ​Namun, berkat pendekatan persuasif dan humanis dari anggota di lapangan, pria tersebut akhirnya luluh dan mulai bersedia berkomunikasi secara normal.

Baca juga:  Nyepi Segara di Perairan Nusa Penida, Penyeberangan Ditutup Sehari

Berdasarkan hasil pemeriksaan identitas dan interogasi singkat, diketahui bahwa KAA sedang kebingungan mencari tempat menginap di kawasan Sukawati.

​”Setelah dilakukan pendekatan secara humanis, yang bersangkutan akhirnya mau berbicara. Ia mengaku sedang mencari akomodasi. Untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama Nyepi, petugas kemudian membantu mengantarkannya ke salah satu villa di wilayah Sukawati agar bisa beristirahat,” tambah Ipda Ngurah Suardita.

​Polres Gianyar melalui Kasi Humas mengimbau kepada seluruh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, agar senantiasa menghormati dresta (adat istiadat) dan kearifan lokal masyarakat Bali.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Bali Capai 70-an Tanpa Korban Jiwa, 21 Persennya WNA

​”Kami meminta kerja sama semua pihak untuk menghormati pelaksanaan Hari Raya Nyepi. Hal ini sangat penting demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Gianyar,” tutupnya. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN