
AMLAPURA, BALIPOST.com – Pelaksanaan upacara Tawur Tabuh Gentuh serangakain Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih 2026 dipusatkan di Bencingah Agung, pada Rabu (18/3). Upacara tersebut dipuput lima orang sulinggih Siwa Budha.
Jro Mangku Widiartha, mengungkapkan, upacara ini merupakan rangkaian dari IBTK yang puncaknya jatuh pada Purnama Sasih Kadasa, 2 April 2026. Sebelum tawur, pada Selasa (17/3) sekitar pukul 11.00 WITA telah laksanakan upacara Mapapada lan Bhumi Sudha. Dan pukul 19.00 WITA dilaksanakan upacara Memben.
Widiartha mengatakan untuk sarana upacara wewalungan yang dipergunakan saat mapapada, yakni kerbau, manjengang, kidang, lubak, kerbau, brengkuak, angsa, butuan, dan wewalungan yang lainnya, termasuk serentetan upacara yang lainnya. “Untuk upacara tawur tabuh gentuh dipusatkan di Bencingah Agung dipuput lima orang sulinggih,” katanya.
Tujuan dari upacara ini adalah untuk nyomia bhuta kala atau menetralkan alam secara niskala. “Sekarang puncaknya nyomia bhuta kala saat tawur tabuh gentuh, sehingga besok kita hening menjalankan Catur Brata Penyepian,” jelasnya
Dia menjelaskan seluruh umat Hindu atau perwakilan bandesa adat dan MDA kecamatan nunas tirta yang akan diambil bertepatan dengan tawur. “Di Desa Adat Besakih juga melaksanakan upacara tawur yang dilaksanakan di Tulak Tanggul. Tawur dilaksanakan sore hari,” jelas Widiartha. (Eka Parananda/balipost)









