
SINGARAJA, BALIPOST.com – Arus mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk mulai mengalami peningkatan signifikan sejak Minggu malam (15/3). Antrean kendaraan pemudik bahkan dilaporkan mengular hingga Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Kondisi ini terjadi karena wilayah Buleleng menjadi jalur penyangga sekaligus jalur alternatif bagi kendaraan yang hendak menuju pelabuhan penyeberangan Bali–Jawa tersebut.
Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, Senin (16/3), mengatakan bahwa lonjakan kendaraan terjadi akibat meningkatnya mobilitas masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, Buleleng menjadi jalur penyangga sekaligus jalur alternatif bagi kendaraan pemudik yang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Kondisi ini menyebabkan volume kendaraan meningkat dibandingkan kondisi normal. “Karena itu terjadi lonjakan volume kendaraan dibandingkan kondisi normal, baik pada pagi maupun sore hari,” ujarnya.
Kepadatan kendaraan mulai terasa sejak malam hari ketika arus kendaraan dari berbagai daerah di Bali bergerak menuju pelabuhan penyeberangan menuju Ketapang, Banyuwangi. Antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa bahkan dilaporkan mencapai wilayah Sumberklampok, Gerokgak, yang berjarak cukup jauh dari Pelabuhan Gilimanuk.
Untuk mengurai kepadatan, operasional pelabuhan terus dimaksimalkan dengan menambah jumlah kapal yang melayani penyeberangan.
Informasi yang diperoleh, seluruh delapan dermaga di Pelabuhan Gilimanuk beroperasi penuh tanpa henti. Bahkan jumlah kapal penyeberangan ditambah dari 28 kapal menjadi 32 kapal untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pemudik.
Dengan penambahan armada tersebut, antrean kendaraan mulai berangsur terurai secara perlahan. Polres Buleleng bersama instansi terkait juga terus melakukan pemantauan serta pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur menuju Gilimanuk.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan para pemudik tetap aman, tertib, dan lancar menjelang puncak arus mudik.
“Kami terus melakukan pemantauan serta pengaturan arus lalu lintas agar perjalanan masyarakat yang mudik menuju Gilimanuk tetap berjalan dengan aman dan lancar,” kata AKBP Ruzi Gusman.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pengendara agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik selama perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kemacetan dan potensi kecelakaan di jalur mudik. (Nyoman Yudha/balipost)










