
NEGARA, BALIPOST.com – Suasana antrean di dermaga LCM, Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (12/3) sempat ricuh akibat kesalahpahaman untuk naik kapal. Aksi adu jotos antar sopir dan petugas kapal di darat terjadi hingga video pendek tersebar di media sosial.
Dari informasi di lapangan, kericuhan hingga menimbulkan perkelahian ini dipicu kesalahpaman sejumlah sopir travel yang mengantre di depan kapal di dermaga LCM dengan petugas kapal. Pada saat proses pemuatan kendaraan, petugas mengatur kendaraan yang masuk ke kapal. Saat itu, diutamakan kendaraan logistik/barang untuk mengatur keseimbangan dan memaksimalkan muatan kapal.
Sejumlah kendaraan pribadi termasuk travel yang menunggu sudah diambil tiket dan menunggu untuk masuk kapal.
“Sebenarnya yang kendaraan pribadi dan travel yang sudah diambil tiket itu sudah dipastikan masuk ke kapal. Tetapi, ada beberapa kendaraan yang memaksa masuk duluan hingga terjadi cekcok,” ujar sumber di dermaga LCM.
Sopir mobil yang memaksa masuk tersebut telah diberikan penjelasan, namun tidak terima sehingga terjadi perkelahian. Kejadian tersebut terjadi saat kondisi padat antrean Kamis pagi. Dari video yang beredar, perkelahian melibatkan sejumlah orang yang diduga driver dan petugas kapal. Bahkan hingga saling kejar sampai di bibir pantai dermaga LCM.
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Parwati, dikonfirmasi melalui pesan singkat membenarkan kejadian perkelahian tersebut. Namun, menurutnya kejadian itu sudah terselesaikan Kamis pagi. “Sudah terselesaikan tadi pagi,” ujar Kapolres.
(Surya Dharma/balipost)










