Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa turun langsung memantau pelaksanaan pasar murah yang digelar di Balai Banjar Dinas Kebon Bukit, Kecamatan Karangasem, Kamis (12/3). (BP/Ist)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa atau Guru Pandu turun langsung memantau pelaksanaan pasar murah yang digelar di Balai Banjar Dinas Kebon Bukit, Kecamatan Karangasem, Kamis (12/3). Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Wakil Bupati Guru Pandu didampingi Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Karangasem, Kasdim Kodim 1623 Karangasem, Camat Karangasem atau yang mewakili, Lurah Karangasem, serta sejumlah undangan lainnya, mengungkapkan, kegiatan pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kabupaten Karangasem ini bekerja sama dengan sejumlah distributor untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar.

Baca juga:  Pengungsi di Tejakula Dihibur Joged Bungbung

“Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menekan potensi kenaikan harga menjelang hari raya besar keagamaan,” ujarnya.

Pandu Prapanca Lagosa mengatakan, kehadiran pemerintah dalam kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang hari raya.

“Kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya tetap tersedia dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan di pasaran. Dengan demikian masyarakat bisa lebih tenang dalam menyambut Hari Raya Nyepi dan Idulfitri,” katanya.

Baca juga:  Hujan Deras Picu Longsor dan DPT Ambrol

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karangasem I Gede Loka Santika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Beberapa komoditas yang dijual di antaranya beras premium 10 kilogram seharga Rp145.000, lebih murah dibandingkan harga pasar sekitar Rp158.000. Minyak goreng Filma kemasan dua liter dijual Rp40.000, sementara di pasaran berkisar Rp42.500. Telur ayam satu krat dijual Rp53.000, lebih rendah dari harga pasar yang mencapai Rp56.000. Selain itu tersedia pula berbagai bumbu dapur seperti bawang merah seharga Rp38.000 per kilogram dan bawang putih Rp32.000 per kilogram, serta cabai yang dijual berkisar Rp75.000 hingga Rp85.000 per kilogram, di bawah harga pasar yang mencapai Rp90.000 hingga Rp95.000. (Adv/Balipost)

Baca juga:  Korban Jiwa COVID-19 Bertambah Puluhan, Dua Wilayah Ini Sumbang 55 Persennya

 

BAGIKAN