Siswa di Buleleng gelar buka puasa bersama dengan menu MBG.(BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buleleng tetap berjalan selama bulan suci Ramadhan dengan sejumlah penyesuaian bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa. Bahkan, sejumlah sekolah mengajukan permintaan agar menu MBG dimanfaatkan untuk kegiatan buka puasa bersama (bukber).

Seperti yang terlihat di Yayasan Muhammadiyah Singaraja pada Rabu (11/3) sore. Sejumlah siswa Sekolah Dasar mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang memanfaatkan menu dari program MBG.

Ketua Yayasan Muhammadiyah Singaraja, Muhammad Ali Susanto, mengatakan selama Ramadhan pihak sekolah memang memiliki berbagai kegiatan keagamaan di masing-masing unit pendidikan. Karena itu, pihaknya mengusulkan kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar waktu penyajian MBG yang biasanya dilakukan pada pagi hari digeser ke sore hari.

Baca juga:  Belasan Bandar Narkoba dari Bali Dilayar ke Nusakambangan

“Biasanya makanan disajikan pagi, tetapi karena selama Ramadhan kegiatan siswa dilakukan sore hari, kami mengusulkan agar waktu sajinya digeser. Hari ini kegiatan dimulai sejak pukul 15.00 WITA dengan agenda pesantren Ramadhan, kemudian dilanjutkan buka puasa bersama dan diakhiri salat Magrib,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Buleleng, Rusdianto, mengatakan kegiatan ini menjadi momen pertama penyaluran MBG untuk berbuka puasa di Buleleng. Program tersebut diikuti tiga sekolah Muhammadiyah, yakni SD Muhammadiyah 1 Kampung Bugis dan MI Nurul Huda, yang dilayani oleh SPPG Buleleng Kampung Anyar.

Baca juga:  PUPR Mulai Tawarkan Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi, Segini Nilai Investasinya

“Ini merupakan layanan yang juga merupakan permintaan dari pihak sekolah. Selain paket kering yang biasa dibagikan, kami juga menyiapkan distribusi MBG untuk dimakan saat buka puasa bersama,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bertepatan dengan agenda pesantren kilat yang dilaksanakan siswa madrasah selama Ramadan, yang ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama.

Untuk menyesuaikan dengan waktu berbuka, proses produksi makanan juga digeser. Jika biasanya dimasak pagi hari, selama kegiatan ini makanan mulai dimasak sekitar pukul 15.00 WITA dan didistribusikan menjelang pukul 17.30 WITA agar tetap segar saat disantap.

Baca juga:  Rahasia SPPG Tanah Sareal Mempertahankan Zero Accident MBG

“Di lokasi ini ada sekitar 221 siswa yang menerima MBG. Prosesnya tidak terlalu sulit karena sebagian menu yang disiapkan di SPPG Kampung Anyar berupa paket kering,” tambahnya. (Yuda/balipost)

 

BAGIKAN