Suasana stand kuliner di Kasanga Fest 2026 di Lapangan Puputan Badung, Sabtu (7/3). (BP/wid)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam Kasanga Festival (Kasanga Fest) yang dipusatkan di Lapangan Puputan Badung turut dihadirkan stand kuliner. Ada 55 stand kuliner yang terdiri dari 43 stand umum dan 12 stand, khusus dari Sekaa Teruna (ST).

Beragam sajian kuliner ada di Kasanga Fest 2026. Banyak kuliner tradisional Bali yang hadir pada event tahunan jelang Nyepi ini. Mulai dari babi guling, sate tusuk babi, sate kakul, nasi ayam betutu hingga sayur srombotan. Namun ada juga beberapa kuliner yang bernuansa modern seperti sushi hingga steak ayam.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, A.A Made Angga Harta Yana saat diwawancarai, Sabtu (7/3) mengatakan, 12 stand ST difasilitasi secara gratis. Stand kuliner ini mayoritas merupakan makanan khas Bali seperti lawar, babi dan sebagainya. Namun ia tidak memungkiri ada makanan di luar kuliner tradisional Bali sebagai variasi dalam kegiatan tersebut. “Karena kan tidak semua makan babi. Jadi ada beberapa pilihan bagi yang tidak bisa makan babi,” katanya.

Baca juga:  Tabrak Truk Tronton, WN Belanda Meninggal Mengenaskan

Salah seorang peserta pameran, Putu Surahmawangsa Ksatria Nugraha mengakui, penataan Kasanga Fest 2026 ini dinilai bagus dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Apalagi tahun lalu kita tahu kondisi becek, hujan, badai. Tahun ini walaupun tidak hujan, tidak becek, panitia sudah sangat baik memberikan fasilitas pada tenant-tenant,” katanya.

Demikian juga aktivitas pengunjung diakui membludak sejak hari pertama festival.  Pada hari kedua, di tengah cuaca terik antusias pengunjung diakuinya cukup tinggi. Pada hari pertama, Surahmawangsa mengatakan penjualan cukup tinggi. Hari pertama dia menghabiskan 1 ekor babi guling dengan penjualan sekitar Rp12 juta. “Itu jam 8 malam sudah tutup karena habis. Harusnya kan jam 10 malam ya tutupnya. Kita bawa hanya 1 guling karena masih nyoba,” terangnya.

Baca juga:  Kuliner Indonesia Eksis di World Street Food Congress 2017

Pada hari kedua dan ketiga dia menargetkan 3 ekor guling habis dalam sehari. Dibanding 2 tahun lalu, diakuinya lebih ramai tahun ini. “Kalau tahun lalu dikit karena becek, hujan badai itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menekankan untuk kuliner yang ada saat Kasanga Fest adalah makanan tradisional. Tenant kuliner diisi oleh para yowana yang mendafatarkan diri dan dikurasi oleh pantia.

Baca juga:  Pascateror Mahasiswa Papua di Bali, Kementerian HAM Kerahkan Tim Pantau

Selain kuliner, berbagai kegiatan dalam Kasanga Fest juga memfokuskan pada kegiatan seni dan budaya. Tahun ini dikatakannya tidak ada konser musik modern yang diganti dengan pementasan seni dan budaya Bali. (Widiastuti/balipost)2

BAGIKAN