
GIANYAR, BALIPOST.com – Keajaiban dialami pria berinisial I (64), peselancar asal Rusia yang berhasil selamat setelah terombang-ambing selama hampir 20 jam di tengah laut. Korban ditemukan oleh nelayan di perairan Pantai Lebih, Gianyar, Jumat (6/3) pagi, setelah sebelumnya terseret arus dari Nusa Dua.
WN Rusia itu dinyatakan hilang sejak, Kamis (5/3) siang saat sedang berselancar di perairan Nusa Dua, Badung. Arus laut yang kuat diduga menyeretnya hingga sejauh puluhan kilometer ke arah timur.
Penyelamatan bermula saat seorang nelayan lokal, I Putu Agus Putra Yohana, sedang melaut sekitar lima kilometer dari bibir Pantai Lebih. Ia melihat sebuah papan selancar mengapung dan awalnya berniat mengambilnya sebagai hadiah untuk anaknya.
“Saat didekati, ternyata ada orangnya masih memegang papan tersebut. Langsung saya bantu angkat ke perahu,” ujar Putu Agus.
Meski ditemukan dalam kondisi lemas akibat kelelahan dan paparan cuaca laut selama semalam suntuk, Iurii berhasil dievakuasi ke daratan dengan selamat. Pihak Satpolairud Polres Gianyar segera berkoordinasi untuk proses pendaratan di Pantai Lebih.
Lokasi ditemukan ditemukan di Perairan Pantai Lebih (sekitar 5 km dari bibir pantai). Kondisi lemas namun sadar, tetap bersama papan selancarnya. Korban langsung dijemput keluarga, pihak hotel, dan Basarnas Bali untuk perawatan lebih lanjut.
Kasatpolairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa mengapresiasi kesigapan nelayan dan mengingatkan para wisatawan untuk selalu waspada. “Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi peselancar untuk selalu memantau kondisi cuaca dan arus laut sebelum turun ke air,” tegasnya. (Wirnaya/balipost)










