
SINGARAJA, BALIPOST.com – Seorang nelayan asal Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Gede Merta (63), sempat dikabarkan hilang saat melaut, Kamis (12/2). Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, ia akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat terdampar di Pantai Desa Anturan, Kecamatan Buleleng.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan dikonfirmasi Jumat (13/2) mengungkapkan Gede Merta berangkat melaut sekitar pukul 06.00 WITA. Namun hingga sore bahkan malam hari, ia tak kunjung kembali ke darat seperti biasanya.
“Biasanya yang bersangkutan melaut sampai pukul 15.00 WITA atau 16.00 WITA. Karena tak kunjung kembali, akhirnya dilakukan upaya pencarian,” jelasnya.
Upaya pencarian dimulai pukul 21.49 WITA. Tim yang terlibat terdiri dari Basarnas Pos SAR Buleleng, Pol Air Polres Buleleng, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kalibukbuk, sembilan anggota Kelompok Nelayan Cipta Karya Bakti Samudra, serta pihak keluarga dan masyarakat setempat.
Sekitar pukul 23.05 WITA, tim menerima informasi bahwa korban telah ditemukan di Pantai Anturan dalam kondisi selamat. “Kami menerima informasi korban ditemukan di pantai Desa Anturan dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan korban, ia biasanya melaut ke arah timur-utara dengan jarak sekitar 10-20 nautical mile atau sekitar dua hingga tiga jam perjalanan dari bibir pantai. Namun saat hendak kembali, hujan deras disertai kabut tebal mengurangi jarak pandang di tengah laut.
Akibat kondisi cuaca tersebut, Gede Merta tersesat hingga akhirnya terdampar di Pantai Anturan. Jarak antara Pantai Kalibukbuk dan Pantai Anturan diperkirakan sekitar 1-2 nautical mile atau kurang lebih 3,7 kilometer.
“Saat ini korban telah kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat dan sehat,”tandasnya. (Yudha/balipost)










