Personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan pengamanan di terminal internasional. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Konflik di Timur Tengah menyebabkan sejumlah penerbangan internasional dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dibatalkan. Terdata, 1.618 penumpang gagal terbang.

Menyikapi kondisi tersebut, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama stakeholder terkait meningkatkan pengamanan dan monitoring di terminal internasional guna memastikan situasi tetap aman serta kondusif, Sabtu (28/2).

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., Minggu (1/3), menjelaskan, personel kepolisian melaksanakan pengamanan, patroli, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada para penumpang yang didominasi para WNA di area bandara.

Baca juga:  Pesona Bali International Open Piano Competition 2017

Pengamanan dan monitoring situasi dipimpin perwira pengawas (pawas) dengan fokus pada pelayanan serta keamanan penumpang terdampak pembatalan penerbangan. “Hingga saat ini situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Ipda Suka menyampaikan, sejumlah penerbangan internasional yang berstatus cancel meliputi Etihad Airways EY-477 rute Bali–Abu Dhabi dijadwalkan pukul 18.45 WITA dengan total 291 penumpang, Qatar Airways QR-963 rute Bali–Doha dijadwalkan 18.50 WITA dengan total 240 penumpang, Emirates EK369 rute Denpasar–Dubai dijadwalkan 19.50 Wita dengan total 509 penumpang, Emirates EK399 rute Denpasar–Dubai dijadwalkan 00.25 WITA dengan total 349 penumpang, dan Qatar QR961 rute Denpasar–Doha dijadwalkan pukul 00.30 WITA mengangkut 229 penumpang.

Baca juga:  Jelang Idulfitri, Aktivitas Jual Beli Emas di Kawasan Jalan Diponegoro Masih Normal

Untuk penerbangan Emirates EK399 dan Qatar QR961, Ipda Suka mengatakan, pembatalan telah disampaikan lebih awal kepada penumpang melalui pemberitahuan email dari maskapai. Terkait hal ini, penumpang terdampak pembatalan penerbangan Etihad EY-477, Qatar QR-963 dan Emirates EK369 telah diarahkan sesuai kebijakan masing-masing maskapai.

Penumpang Emirates diarahkan ke Hotel Golden Tulip, Hotel Pullman, Hotel Ibis Kuta, dan Hotel Ibis Denpasar. Sedangkan penumpang Etihad diarahkan ke Hotel Harris Sunset Road dan Platinum Hotel. Sementara, penumpang Qatar Airways sebagian menunggu di bandara dan sebagian mencari akomodasi secara mandiri, dan pihak maskapai telah memberikan kompensasi berupa penggantian tiket.

Baca juga:  Dari Tri Nugraha Sudah 2 Bulan Meninggal hingga Korban Jiwa COVID-19 Masih Tambah

Seluruh penumpang yang mengalami pembatalan penerbangan diberikan opsi pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang penerbangan berikutnya. “Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai terus melaksanakan pengamanan dan monitoring guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN