Penanganan mobil terperosok ke jurang, Kamis (26/2). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Sebuah video singkat yang memperlihatkan mobil mewah jenis Toyota Alphard terperosok ke jurang viral di media sosial Kamis (26/2). Menanggapi hal tersebut, Polsek Tegallalang bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk memastikan lokasi dan kronologi peristiwa tersebut.

Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa insiden tersebut benar terjadi di wilayah Tegallalang, tepatnya di Jalan Raya Kelabang Moding, Desa Tegallalang. ​Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, kecelakaan tunggal ini terjadi Kamis (26/2), sekitar pukul 03.40 WITA.

Baca juga:  Mobil Terbalik di Sunset Road, Polisi Sebut Ini Penyebabnya

Toyota Alphard dengan nomor polisi DK 357 KA tersebut dikemudikan oleh pemiliknya sendiri, Kadek Kasiantika (31), warga Banjar Kelabang Moding. ​”Pengemudi saat itu dalam perjalanan pulang ke rumah setelah mengantar tamunya di wilayah Desa Mas, Ubud. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba terperosok ke jurang,” ujar AKP Wiwin Wirahadi.

​Pihak kepolisian menduga kuat bahwa kecelakaan disebabkan oleh faktor kelelahan. “Kejadian diduga terjadi karena sopir dalam keadaan mengantuk sehingga tanpa disadari kendaraan keluar jalur dan masuk ke jurang,” tambah Kapolsek.

Baca juga:  Presiden Ingatkan Waspadai infiltrasi Ideologi Mengganti Pancasila

​Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pengemudi sedang sendirian di dalam mobil saat kejadian. Proses evakuasi kendaraan telah dilakukan pada pukul 10.00 WITA, menggunakan bantuan mobil derek. ​Saat ini, mobil tersebut telah dibawa ke dealer Toyota untuk proses klaim asuransi. Hingga berita ini diturunkan, pemilik kendaraan belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke pihak kepolisian karena menganggapnya sebagai musibah murni akibat kelalaian pribadi.

Baca juga:  Rahmat Bantu Istri Berjualan di Makassar

​Kapolsek Tegallalang mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat berkendara saat dini hari. “Jika merasa mengantuk, lebih baik menepi sejenak untuk beristirahat demi keselamatan bersama,” tutupnya. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN