Penanganan dahan pohon jenis serut patah dan menutupi badan jalan di Kawasan Bukit Jati, Lingkungan Samplangan, Kelurahan Samplangan, Gianyar, Senin (23/2). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Saat kondisi cuaca ekstrem, Polsek Gianyar merespon cepat adanya laporan gangguan fasilitas umum akibat bencana. Sebuah dahan pohon jenis serut patah dan menutupi badan jalan di Kawasan Bukit Jati, Lingkungan Samplangan, Kelurahan Samplangan, Gianyar, Senin (23/2).

Peristiwa yang terjadi saat jam sibuk ini sempat memicu hambatan arus lalu lintas. Namun, berkat kesigapan petugas di lapangan, situasi berhasil dikendalikan tanpa adanya korban jiwa maupun kerugian materiil.

Menurut salah satu warga, Agus Kawadi Putradi, dahan tersebut jatuh secara tiba-tiba saat aktivitas warga mulai meningkat. “Dahan pohon tiba-tiba patah dan jatuh ke jalan. Beruntung saat itu tidak ada pengendara yang tepat berada di bawahnya,” ujar Agus.

Baca juga:  Ngaku Pernah Jadi Bos SPA di Kuta, Perempuan Berpenampilan Glamor Terciduk Mengemis

Sementara Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan mengungkapkan dahan pohon yang patah tersebut diketahui memiliki diameter sekitar 10 sentimeter dengan ketinggian mencapai 15 meter. Patahnya dahan diduga kuat akibat kondisi kayu yang sudah rapuh dan dipicu oleh intensitas hujan yang mengguyur Wilayah Gianyar beberapa waktu terakhir.

Mendapat laporan warga, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Samplangan segera meluncur ke lokasi untuk pengamanan awal. Tak berselang lama, Personel Piket Fungsi Polsek Gianyar yang dipimpin KSPK tiba guna mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat. Langkah evakuasi dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Perangkat Kelurahan Samplangan, BPBD Kabupaten Gianyar.

Baca juga:  Hektaran Lahan Pertanian di Tegalalang Kekurangan Air

Petugas gabungan bahu-membahu memotong dahan dan membersihkan material pohon dari badan jalan. Setelah proses evakuasi yang singkat, arus lalu lintas kembali normal dan kondusif. Kapolsek Gianyar menekankan penanganan dilakukan secara terpadu untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.

Ia mengingatkan cuaca ekstrem kerap terjadi. Untuk itu, masyarakat diminta waspada saat melintas di area dengan pepohonan besar saat hujan atau angin kencang. “Masyarakat diminta segera lapor jika melihat pohon atau dahan yang terlihat rapuh dan membahayakan,” tegasnya. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Pohon Ambruk Timpa Warung di Ketugtug

 

BAGIKAN