Seorang siswa menulis aksara Bali di lontar saat Pembukaan Bulan Bahasa Bali ke-6. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bulan Bahasa Bali kembali digelar untuk yang kedelapan kalinya pada 2026 ini. Pelaksanaan beragam lomba yang digelar selama Februari ini merupakan upaya Pemprov Bali dalam melestarikan bahasa, tulisan, dan sastra Bali.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2018 serta Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang pelindungan dan penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.

Baca juga:  Tingkatkan Kemandirian, Lansia di Buleleng Dilatih Buat Produk UMKM

Bulan Bahasa Bali VIII akan berlangsung mulai 1 hingga 28 Februari 2026, dengan mengusung tema “Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa”. Tema ini dimaknai sebagai altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagai taman spiritual untuk membangun jiwa yang maha sempurna.

Berikut jadwalnya, Minggu (22/2):

Acara : 09.00-13.00 WITA
Lokasi: Gedung Ksirarnawa ring sor
Acara : Kriyaloka (Workshop) “Tuntunan Pangénter Acara Basa Bali”
Narawakya: A.A. Eka Dharma Kusumawati, SH., MH
Pangenter: Kadek Ary Putri Sanjiwani, S.H., M.Kn

Baca juga:  Agenda Bulan Bahasa Bali 12 Februari 2026, Dari Lomba Kidung hingga Gebogan

Waktu : 09.00-15.00 WITA
Lokasi: Kota Dénpasar
Acara : Féstival (Utsawa) Konsérvasi lontar druwén krama ring Kota Denpasar

BAGIKAN