Beberapa warga sedang mencari informasi pekerjaan dan persyaratan pendaftarannya di salah satu stan perusahaan pada saat job fair di Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 1,41 persen pada 2025. Angka tersebut mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 2,11 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (DTKSK) Kota Denpasar, I Gusti Ayu Ngurah Raini saat diwawancarai, Senin (16/2) mengatakan, data TPT tersebut merupakan hasil perhitungan BPS melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dirilis bulan Agustus 2025. “Angka TPT Denpasar turun dari 2,11 persen pada 2024 menjadi 1,41 persen di 2025,” jelasnya.

Baca juga:  Hanya Cukup Biayai Operasional, PDNKK Nyaris Tak Sumbang Pendapatan ke Klungkung

Untuk terus menekan jumlah pengangguran terbuka di Denpasar, pihaknya melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan memperluas akses tenaga kerja terhadap peluang pekerjaan.

Strategi utama yang dilakukan yakni memperkuat informasi pasar kerja, pelaksanaan job fair secara rutin, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pelatihan kerja (LPK) dan dunia usaha.

Lowongan kerja yang ditawarkan dalam kegiatan job fair, kata dia, biasanya tetap dibuka hingga posisi tersebut terisi. Pada tahun 2025, tingkat serapan tenaga kerja dari kegiatan tersebut mencapai 43 persen, masih di bawah target minimal 50 persen.

Baca juga:  Menteri Basuki Jabat Plt Kepala OIKN

Namun demikian, angka serapan tersebut bersifat dinamis dan terus berkembang karena proses rekrutmen berlangsung hingga beberapa bulan setelah pelaksanaan job fair.

Selanjutnya DTKSK juga menyiapkan calon pencari kerja yang kompeten melalui pelatihan berbasis sertifikasi kompetensi. Langkah ini dinilai penting agar tenaga kerja lokal memiliki skill serta mampu memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan industri. “Kami tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan melalui job fair, tetapi juga menyiapkan SDM yang kompeten melalui pelatihan bersertifikat agar bisa langsung mengisi lowongan yang tersedia,” ujarnya.

Baca juga:  Selama 6 Bulan, 240 Orang Tewas di Jalan

Ke depan, DTKSK Denpasar akan terus mendorong sinergi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus memperluas peluang kerja, sehingga tren penurunan tingkat pengangguran dapat terus dipertahankan. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN