Wapres Gibran Rakabuming Raka bertemu dengan stakeholders paiwisata Bali di Poltekpar Bali, Kuta Selatan pada Jumat (13/2). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menggelar pertemuan dengan stakeholder Pariwisata dan jajaran Pemerintahan di Provinsi Bali di Ruang Pertemuan Widyatula MICE Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali, Jumat (13/2).

Dalam pertemuan tersebut, Wapres membahas sejumlah isu krusial pariwisata, termasuk rencana penutupan TPA Suwung dan pengelolaan sampah.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, para bupati/wali kota se-Bali, serta perwakilan asosiasi pariwisata dari pusat dan daerah.

Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan forum tersebut diikuti 17 asosiasi pariwisata tingkat pusat dan 57 asosiasi pariwisata dari Bali.

Baca juga:  Dirawat Sejak 18 Juni di RSUD Wangaya, Wawali Denpasar dan Istrinya Akhirnya Pulang

Dalam pertemuan itu, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari persoalan sampah, keselamatan pariwisata, ketersediaan air, infrastruktur, hingga perizinan transportasi online. Rencana penutupan TPA Suwung pada 1 Maret 2026 menjadi perhatian utama karena dinilai terlalu cepat.

Stakeholder pariwisata Bali bahkan telah mengajukan petisi kepada Presiden RI terkait rencana tersebut. Menteri Pariwisata menyatakan seluruh masukan telah didata dan akan dikoordinasikan lintas kementerian untuk dicarikan solusi komprehensif.

Baca juga:  Dari Mantan Ketua LPD Ungasan Dihukum hingga Buruh Harian Lepas Diringkus

Pemerintah pusat juga menyiapkan percepatan penanganan sampah melalui proyek “waste to energy” yang direncanakan memasuki tahap peletakan batu pertama pada Maret mendatang. Selain itu, opsi penundaan penutupan TPA Suwung turut menjadi pembahasan dalam rapat tersebut.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menilai penutupan TPA Suwung pada 1 Maret belum realistis karena Pemerintah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar belum sepenuhnya siap. Ia menyebut penguatan TPS3R dan TPST, serta penambahan teknologi pengolahan sampah, masih membutuhkan proses bertahap hingga pertengahan November 2026.

Baca juga:  Promo Special Agustus, Kredit Motor Honda Untung Terus

Menurut Koster, jika seluruh sistem telah optimal, distribusi sampah ke TPA Suwung dapat dinolkan dan penutupan bisa dilakukan secara resmi. Ia juga menyampaikan bahwa Wakil Presiden telah menyerap aspirasi tersebut dan akan membahasnya lebih lanjut bersama Menteri Lingkungan Hidup.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda kerja Wapres Gibran di Bali. Sebelumnya, pada pagi hari, Wapres juga meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Badung. (Sugiadnyana/denpost)

BAGIKAN