Mendikdasmen senam "Indonesia Hebat" bersama anak-anak di taman kota singaraja pada jumat (13/2) pagi. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’ti mengunjungi Kabupaten Buleleng pada Jumat (13/2) pagi. Pada kesempatan itu, Ia juga menyempatkan diri untuk senam “Indonesia Hebat” dan bernyanyi bersama dengan ratusan anak anak.

Menteri tiba di Taman Kota Singaraja, sekitar pukul 07.30 WITA, dan langsung disambut ratusan siswa TK, SD, dan SMP yang telah menunggu dengan antusias.

Ia mengapresiasi kreativitas siswa Buleleng dalam senam “Indonesia Hebat” dan senam kreasi yang ditampilkan. “Kalau ada videonya, akan kami jadikan senam anak tingkat nasional. Kreativitasnya luar biasa. Gerakan dan lagunya sangat cocok untuk anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, setiap kunjungan ke daerah selalu memperlihatkan dedikasi dan kreativitas tinggi dari insan pendidikan Indonesia. Hal tersebut menjadi modal intelektual dan sosial untuk mewujudkan pendidikan bermutu menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga:  Dari Diduga Situs Zaman Kerajaan hingga Oknum ASN dan Pacarnya Diringkus

“Indonesia Emas 2045 adalah saat kita merayakan satu abad kemerdekaan. Kalian adalah harapan Indonesia Emas itu. Yang sekarang masih TK, 19 tahun lagi mungkin sudah menjadi sarjana. Yang SD sudah bekerja, yang SMP bisa menjadi kepala dinas, dan yang SMA bisa menjadi menteri,” tuturnya memotivasi.

Ia menegaskan, jika ingin melihat wajah Indonesia Emas 2045, maka generasi muda saat ini harus menjadi generasi unggul dan berkualitas yang kelak memimpin bangsa.

Saat tiba di lokasi, Mendikdasmen menyapa para siswa. Kedatangan Mendikdasmen disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, serta Bunda PAUD Buleleng, Ny. Wardani Sutjidra.

Sekda Buleleng, Gede Suyasa, menyampaikan rasa bangga atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran Mendikdasmen menjadi motivasi besar bagi dunia pendidikan di Buleleng.

Baca juga:  Dibantah Libur Selama Ramadan, Mendikdasmen Luruskan Pernyataannya

“Kami bangga daerah kami dikunjungi. Pada tahun 2025 ini, Buleleng juga mendapat banyak bantuan revitalisasi sekolah yang secara resmi telah diserahkan di SMK Negeri 3 Singaraja,” ujarnya.

Ia menambahkan, Singaraja memiliki sejarah panjang sebagai pusat pendidikan di Bali. Pada masa lalu, Singaraja merupakan ibu kota Bali dan menjadi pusat lahirnya sekolah-sekolah pertama di Bali, baik SMA maupun SMP.

“Pendidikan sangat kental di sini. Semangat edukasi tentu sangat tinggi, apalagi masyarakatnya dikenal gemar berdiskusi,” tambahnya.

Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan keduanya ke Singaraja. Sebelumnya, ia sempat berkunjung untuk melihat lumba-lumba di perairan Buleleng.

Dalam kesempatan itu, Mendikdasmen juga membagikan tips sederhana agar anak-anak menjadi generasi hebat. Ia menekankan pentingnya tujuh kebiasaan baik, yakni bangun pagi pukul 05.00, beribadah dan bersyukur, rajin berolahraga, menghindari gaya hidup malas bergerak, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi serta menghindari junk food, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

Baca juga:  Penggunaan Bahasa Indonesia Harus Jadi Disiplin Kolektif

“Jangan jadi anak yang malas bergerak, karena itu bisa menghambat tumbuh kembang dan mengurangi suplai oksigen ke otak. Dukung juga program pemerintah untuk menciptakan generasi yang sehat jasmani dan rohani,” pesannya.

Ia pun mendorong anak-anak Buleleng untuk memiliki cita-cita tinggi. “Jangan merasa karena dari Buleleng yang jauh dari ibu kota lalu tidak punya mimpi besar. Jangan merasa anak desa tidak bisa menjadi hebat,” tegasnya. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN