Paus yang terdampar di pantai Tembles Penyaringan, Mendoyo, Selasa (7/1) pagi. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Seekor mamalia laut yang diduga jenis paus sperma kerdil ditemukan terdampar di pesisir Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Senin (26/1) malam. Saat pertama kali ditemukan, hewan laut tersebut masih dalam kondisi hidup namun terlihat lemah.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, dikonfirmasi Selasa (27/1), membenarkan adanya temuan oleh warga tersebut. Ia menjelaskan, paus dengan panjang sekitar 1,5 meter itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 20.00 Wita.

Baca juga:  Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pantai Tembles

Awalnya ditemukan oleh seorang warga yang memiliki warung wisata di sekitar Pantai Tembles. “Saat ditemukan dari laporan warga kondisinya masih hidup, tetapi terlihat lemas dan terdapat kemerahan pada bagian tubuh yang diduga akibat memar,” ujar Kompol Sartika.

I Made Widiarsana (52), warga Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan yang pertama melihat satwa tersebut menyampaikan ke, I Gede Wirajana (54), warga Banjar Anyar Tembles. Keduanya sempat berupaya mengevakuasi paus tersebut kembali ke tengah laut.

Baca juga:  Universitas Trisakti Anugerahi Gubernur Koster Sustainability Leadership Award

Namun, pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 Wita, paus tersebut kembali ditemukan terdampar di lokasi yang tidak jauh dari tempat pertama kali ditemukan. Personel UKL, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Penyaringan, serta penyuluh perikanan Kecamatan Mendoyo turun langsung ke lokasi untuk mengecek dan mengamankan sekitar lokasi Paus terdampar.

“Upaya evakuasi kembali dilakukan, namun karena kondisi paus sudah sangat lemah, hewan tersebut kembali terdampar,” jelasnya.

Baca juga:  Pesisir Pantai Banjar Anyar Kelod Jebol di Lima Titik

Hingga Selasa siang, mamalia laut tersebut masih berada di pesisir Pantai Tembles dalam kondisi lemas. Pihak kepolisian bersama instansi terkait telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, PSDKP Jembrana serta penyuluh perikanan untuk penanganan lebih lanjut. Diduga satwa yang ukurannya mirip lumba-lumba ini merupakan Paus. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN