Menteri Sekretaris Negara, sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/1/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Raja Charles III dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Inggris.

Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi pada Senin (19/1) saat memberikan keterangan seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

Mensesneg mengatakan Prabowo dan Raja Charles III salah satunya membahas soal perlindungan atau konservasi gajah di Provinsi Aceh.

Dalam pertemuan terakhir keduanya di London pada tahun lalu, Raja Charles III sebagai salah satu pembina organisasi konservasi internasional WWF, meminta Presiden Prabowo untuk mendonasikan konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) lahan miliknya melalui PT Usam Hutani Lestari di Aceh untuk konservasi gajah.

Baca juga:  Foto Selfie Karnaval Kemerdekaan, Hadiahnya Makan Malam Bersama Ridwan Kamil

“Kurang lebih tahun lalu, sekitar delapan bulan yang lalu, Bapak Presiden telah secara pribadi telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah, yakni atas kerja sama dengan Raja Charles,” kata Menteri Sekretaris Negara, sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Pras, sapaan akrabnya, menjelaskan kunjungan Presiden Prabowo di Inggris seharusnya berlangsung pada Desember 2025, namun mundur menjadi Januari 2026.

Baca juga:  Prabowo Ingatkan Jajaran Kerja dengan Benar, Jika Tidak akan Disingkirkan

Adapun rencana konservasi gajah di Aceh ini sebelumnya diungkapkan oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.

Menhut membeberakan seluruh konsesi PBPH PT Tusam Hutani Lestari milik Presiden Prabowo di Aceh diserahkan untuk membuat koridor gajah dengan menggandeng WWF sebagai organisasi pelaksana.

Prabowo juga pernah menuturkan utusan dari WWF mengajukan permohonan pemanfaatan 10 ribu hektar lahan dari konsesi tersebut sebagai kawasan perlindungan gajah.

Baca juga:  Kursi Legislatif Bertambah, Setwan Badung Rombak Ruangan

Permintaan tersebut tidak langsung dipenuhi sesuai proposal, namun Prabowo justru menawarkan lahan dua kali lipat dari yang diajukan, yaitu 20 ribu hektar.

Selain bertemu dengan Raja Charles, Presiden Prabowo dalam kunjungan kerjanya di Inggris juga dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Prabowo dan Starmer akan mendandatangani kerja sama pembuatan kapal tangkap nelayan, hingga penjajakan kerja sama dengan universitas terkemuka di Inggris. (kmb/balipost)

BAGIKAN