
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Kamis (15/1) dini hari. Sebanyak 8.000 ekor anak ayam mati dan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Kapolsek Banjarangkan, AKP I Ketut Budiarsana mengatakan, kandang ayam yang terbakar merupakan milik I Wayan Membah, (64). Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 Wita oleh pekerja kandang, I Made Rani Kusuma Wijaya.
“Menurut keterangan saksi (Wijaya), awalnya aliran listrik di kandang tiba-tiba padam. Saat dilakukan pengecekan, kabel utama listrik diketahui terputus dan mengeluarkan percikan api, sementara bagian timur kandang sudah terbakar,” ujar AKP Ketut Budiarsana.
Mengetahui kejadian tersebut, Wijaya kemudian membangunkan pemilik kandang yang sedang tidur di kamar bersebelahan dengan kandang ayam. Korban bersama saksi sempat berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 05.15 Wita, tiga unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Klungkung bersama personel Polsek Banjarangkan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.15 Wita.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian cukup besar, meliputi 8.000 ekor bibit ayam broiler, pakan ayam sekitar 200 kilogram, satu unit kompor penghangat, serta bangunan kandang ayam,” jelasnya.
AKP Ketut Budiarsana menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP). Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik.
“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama di bangunan usaha, untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tandasnya. (Sri Wiadnyana/balipost)








