Pascabanjir yang melanda kawasan jalan nasional di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Provinsi Bali melalui PPK 1.4 Bali mulai melakukan pembersihan material di sejumlah titik. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pascabanjir yang melanda kawasan jalan nasional di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Provinsi Bali melalui PPK 1.4 Bali mulai melakukan pembersihan material di sejumlah titik.

Sejumlah alat berat dan petugas langsung dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material banjir yang menutup saluran dan badan jalan.

PPK 1.4 Bali, Yoni Santhia, saat dikonfirmasi Rabu (14/1) menjelaskan penanganan difokuskan pada sejumlah titik outlet saluran yang tersumbat material berat berupa bongkahan kayu dan sampah. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air terhambat dan berpotensi menimbulkan genangan kembali apabila hujan deras terjadi.

Baca juga:  Badung Siapkan Alternatif JPS Berbasis Desa Adat, Optimalkan LPD

Ia menyebut, titik tersumbat berada di kawasan belakang hotel Pancasari. Disana ada bendungan kecil yang berfungsi membagi aliran air hujan dari kawasan perbukitan Pancasari dan Dasong.

Aliran tersebut mengarah ke outlet saluran jalan nasional dan sebagian menuju Desa Dasong hingga Danau Buyan. “Saat banjir kemarin, saluran ini penuh material kayu,” jelasnya.

Untuk penanganan awal, pihaknya menurunkan satu unit excavator, backhoe loader, dump truck, serta melibatkan sekitar 10 orang tenaga kerja. Petugas sudah mulai bekerja dengan membersihkan endapan material di badan jalan dan saluran sejak Senin (12/1).

Baca juga:  47 Rumah Terendam Banjir di Pancasari, Sejumlah Warga Sempat Mengungsi

“Setelah aliran lancar, baru dilanjutkan normalisasi badan jalan nasional. Saat ini yang tersisa mayoritas material besar, terutama di saluran belakang Hotel Pancasari,” ujarnya.

Yoni menambahkan, cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Januari. Oleh karena itu, Satker PJN telah menyiapkan alat berat untuk mengantisipasi kemungkinan longsor dan banjir susulan.

Sementara itu, penanganan jangka panjang, Yoni menilai permasalahan banjir di kawasan Pancasari bersifat kompleks dan melibatkan banyak pihak. Ke depan, akan dilakukan koordinasi lintas instansi, mulai dari Balai Jalan, Dinas PUPR Buleleng, Balai Wilayah Sungai (BWS), hingga BKSDA.

Baca juga:  Krisna Water Sports

“Rencananya kami akan duduk bersama untuk membahas solusi penanganan ke depan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Mudah-mudahan dengan kebersamaan, penanganan bisa lebih maksimal,” pungkasnya. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN