Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital M. Prananda Prabowo berpose di depan maskot baru PDIP. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – PDI Perjuangan meluncurkan maskot baru bernama Barata saat Rakernas dan perayaan HUT ke-53 partai di Beach International Stadium, Ancol, Jakarta Timur, Sabtu (10/1).

Dikutip dari Kantor Berita Antara, Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, yang juga putra Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, M. Prananda Prabowo, menyatakan maskot banteng itu bukan sekadar identitas visual. Maskot ini merupakan sebuah komitmen ideologis yang telah melalui proses kurasi panjang.

Baca juga:  Mulai 1 September 2025, Penumpang Internasional di 4 Pelabuhan Ini Wajib Isi Data di 'All Indonesia'

“Banteng Barata melambangkan kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa,” kata Prananda.

Dijelaskan Barata tampil dengan visual yang segar dan sporty. Maskot berbentuk banteng ini mengenakan jaket hoodie berwarna merah yang diberi logo PDI Perjuangan dengan celana hitam dan sepatu putih bergaris merah.

Ia berharap maskot tersebut bisa terus menjadi representasi semangat PDI Perjuangan dalam berdemokrasi dan mengawal kepentingan masyarakat.

Baca juga:  Keinginan Hadi Tjahjanto Untuk Bertemu, Ditanggapi Mahfud

Untuk diketahui, maskot banteng ini sebelumnya sudah sempat diperkenalkan ke publik tanpa namun masih belum memiliki nama.

Kemudian partai membuka sayembara kepada masyarakat yang ingin memberikan nama maskot selama tiga bulan, sejak Oktober hingga Desember 2025.

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi kreatif masyarakat, partai memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta. Dalam prosesi peluncuran, 5 besar pemenang sayembara pemberian nama maskot banteng dianugerahi piagam penghargaan khusus dari partai.

Baca juga:  Presiden Sebut Wapres akan Undang Bakal Cawapres

Langkah ini menegaskan komitmen PDI Perjuangan dalam menghargai inovasi dan kreativitas inklusif yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Pengumuman ini menjadi salah satu magnet utama di tengah perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung pada 10–12 Januari 2026. (kmb/balipost)

BAGIKAN