Kondisi banjir yang terjadi di Banjar Pancingan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Rabu (10/9/2025). (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com- Banjir yang kerap melanda Desa Kusamba, Kecamatan Dawan mulai dicarikan solusinya. Salah satunya, melakukan normalisasi tiga sungai yang selama ini menjadi pemicu banjir saat musim hujan.

Sebagai langkah awal, Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra bersama Kepala Dinas PUPR Klungkung Made Jati Laksana turun langsung melakukan peninjauan ke lokasi sungai, Rabu (7/1). Dari hasil pengecekan, diketahui terjadi pendangkalan cukup parah akibat sedimentasi, sehingga daya tampung sungai menurun drastis.

Akibat kondisi tersebut, air sungai dengan mudah meluap ke permukiman warga, terutama di bantaran Sungai Candi Gara, saat hujan deras mengguyur wilayah Kusamba.

Baca juga:  Ratusan CPNS dan PPPK Terima SK, Diminta Segera Berinovasi

Wabup Tjok Surya langsung menginstruksikan BPBD Klungkung untuk segera melakukan normalisasi sungai melalui pengerukan. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya mitigasi cepat, mengingat intensitas hujan belakangan kembali meningkat.

Perbekel Desa Kusamba, Nengah Semadi Adnyana menyambut baik rencana tersebut. Ia berharap pengerjaan normalisasi bisa segera direalisasikan guna menghindari banjir susulan.

“Warga sangat berharap normalisasi ini segera dilaksanakan. Trauma banjir masih dirasakan, apalagi cuaca sekarang tidak menentu,” ujar Semadi, Jumat (9/1/2026).

Ia mengungkapkan, banjir sebelumnya sempat memaksa ratusan warga Banjar Pancingan mengungsi ke balai banjar. Bahkan, kejadian tersebut terjadi hingga dua kali karena derasnya aliran air yang masuk ke rumah warga.

Baca juga:  Hujan Deras, Sejumlah Bencana Alam Terjadi di Karangasem

“Air datang cepat, warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Klungkung, Made Jati Laksana menjelaskan, ada tiga sungai yang akan dinormalisasi. Yakni Sungai Candi Gara yang melintasi Banjar Pancingan, Banjar Manggis, dan Banjar Anyar, Sungai Lobong di Banjar Rame dan Banjar Tengah, serta Sungai Karangdadi di Dusun Karangdadi.

“Pak Wakil sudah memerintahkan BPBD untuk segera turun menangani normalisasi tiga sungai tersebut,” jelas Jati Laksana.

Baca juga:  Pascabanjir, Pengerukan Waduk dan Perbaikan Alur di Pemogan Mulai Dilakukan

Sementara itu, Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada mengatakan normalisasi sungai di Desa Kusamba, Desa Pikat, dan Desa Pesinggahan bersifat mitigasi bencana sehingga dapat menggunakan anggaran BPBD.

“Ini untuk keselamatan warga. Sesuai arahan Bupati, penanganan banjir menjadi prioritas,” tegas Widiada.

Jika tidak ada kendala, eksekusi normalisasi ditargetkan mulai minggu ketiga Januari. Saat ini BPBD masih melakukan perhitungan anggaran, termasuk sewa alat berat dan operasional di lapangan.

“Mudah-mudahan bisa segera dieksekusi,” tandasnya. (Sri Wiadnyana/denpost)

BAGIKAN