Seorang anak mencuci tangannya usai bermain di taman bermain anak Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari merupakan upaya yang efektif untuk mencegah penyebaran penyakit. (BP/eka)

BANGLI, BALIPOST.com – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bangli mengimbau masyarakat untuk kembali meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hal ini sebagai langkah antisipasi menyusul munculnya laporan kasus Super Flu di sejumlah daerah.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, I Nyoman Sudarma, Kamis (8/1), menekankan bahwa PHBS adalah kunci pencegahan utama. Masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga imun tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, serta rutin mencuci tangan.

Baca juga:  Kabupaten Ini, Nihil Laporkan Tambahan Kasus COVID-19 Juga Pasien Sembuh

Dijelaskan bahwa Super Flu memiliki gejala seperti demam tinggi, batuk, pilek, dan sesak. Penyakit ini mirip Covid-19. “Astungkara, di Bangli tidak ada. Namun, kami minta masyarakat tetap waspada dan menerapkan PHBS,” terangnya.

Dikatakan juga bahwa Diskes Bangli telah meneruskan surat edaran Kemenkes ke seluruh puskesmas dan rumah sakit untuk memantau ketat setiap temuan kasus flu berat. Fasilitas kesehatan (faskes) diminta segera melakukan tindakan rujukan dan pemeriksaan lanjutan sesuai protap jika ditemukan pasien dengan kondisi yang memburuk. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Kasus COVID-19 Nasional Masih Tambah Enam Ribuan, Korban Jiwa Makin Banyak
BAGIKAN